Search
Generic filters
Exact matches only

Aceh, Memiliki Superhero Wanita Terbanyak

0
6 months ago

Meskipun emansipasi wanita dicetuskan oleh Raden Ajeng Kartini yang berasal dari Jawa Tengah, namun pahlawan wanita tercatat Aceh memiliki pahlawan wanita terbanyak di Indonesia bahkan di dunia. Berikut adalah beberapa pahlawan wanita yang berasal dari Aceh dengan segala perjuangannya.

  • Cut Nyak Dien

Pasti sudah tidak asing lagi apabila mendengar nama ini. Cut Nyak Dien merupakan pahlawan wanita yang berasal dari Aceh. Beliau rela hidup sengsara meskipun dari kalangan bangsawan, beliau memilih untuk hidup di hutan belantara daripada menyerah kepada Belanda. Selain itu meskipun banyak orang-orang Aceh yang bekhianat tetapi beliau tetap setia mempertahan kan tanah Aceh. Beliau bersama suaminya, Teuku Umar berperang gerila tiada henti untuk memerangi Belanda. Hingga pada akhirnya Pemerintah Belanda mengasingkan Cut Nyak Dien ke Sumedang, Jawa Barat dan setelah dua tahun berlalu beliau meninggal di sana pada tanggal 9 November 1908.

  • Pocut Baren

Pocut Baren merupakan rekan Cut Nyak Dien dalam memimpin pasukan penggempur Belanda di belahan Barat. Beliau telah berjuang sejak masih muda dan sosok yang memiliki keberanian serta ketangguhan yang tinggi. Bahkan ketika suaminya tertembak mati ketika di medan perang pun beliau tidak gentar untuk mempertahankan tanah Aceh hingga pada suatu ketika terjadi penyerangan yang dipimpin oleh Letnan Hoogers dan menyebabkan insiden tertembaknya kaki Pocut Baren. Hal ini membuat kakinya harus diamputasi karena luka tembaknya tidak kunjung membaik. Namun, Belanda memperlakukan beliau dengan baik dan memberikan beliau sebuah kaki palsu sebagai bentuk penghargaan.

  • Pocut Meurah Intan

Pocut Meurah Intan adalah salah satu tokoh kesultanan Aceh yang tidak menyerah terhadap Belanda pada masa itu. Bahkan beliau rela bercerai dengan suaminya Tuanku Abdul Majid karena tidak mau menyerahkan diri ke Belanda seperti suaminya itu. Beliau bersama anak-anaknya terus berperang mempertahankan Aceh kemudian diasingkan di Blora, Jawa Tengah selama 32 tahun hingga meninggal.

  • Cut Nyak Meutia

Cut Nyak Meutia juga berperang dan berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mempertahankan Aceh. Suaminya pun berkhianat dan lebih memilih Belanda hingga akhirnya beliau minta cerai, beliau kemudian bersama ayah dan para saudaranya beregerilya. Walaupun sempat tidak diizinkan oleh ayanya karena beliau adalah seorang janda, namun setelah dinikahkan dengan Teuku Cut Muhammad akhirnya diizinkan. Sampai pada suatu ketika suami kedua Cut Nyak Meutia Muhammad gugur di medan perang, beliau tidak mundur dan tetap melanjutkan perjuangan bersama suami ketiganya hingga tertangkap oleh Belanda.

  • Laksamana Malahayati

Malahayati merupakan seorang panglima perang yang dapat membunuh Cornelis de Houtman dan beberapa anak buahnya. Sedangkan Frederick de Houtman yang merupakan adik dari Cornelis de Houtman berhasil ia jebloskan ke penjara. Hal ini membuat gempar bangsa Eropa terutama Belanda karena dua kapal pimpinan perdagangan dari Belanda berhasil ditaklukan.

Selain yang disebutkan di atas, masih banyak pahlawan wanita berasal dari Aceh yang berjuang dengan gagah dan berani untuk mengusir para penjajah. Namun, dua dari pahlawan wanita di atas masuk dalam “7 Greatest Warlord Women in The World”, yaitu Cut Nyak Dien dan Laksamana Malahayati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode