Search
Generic filters
Exact matches only

Apa, Sih, Penyebab Gangguan Kecemasan?

0
8 months ago

Saat ini generasi milenial merupakan populasi terbanyak di dunia. Generasi ini dikenal dengan kreativitas dan inovasi-inovasi yang mereka hasilkan. Tetapi selain hal positif itu, generasi ini ternyata juga lebih rentan mengalamo gangguan kecemasan atau yang lebih dikenal dengan sebutan anixiety.

Dikutip dari laman detikhealth, seorang dokter kejiwaan, dr Andri, SpKJ, dari klinik Psikomatik RS OMNI Alam Sutera mengatakan bahwa tiga tahun belakangan ini banyak dari generasi milenial dengan rentang usia 17-25 tahun mengalami masalah depresi yang lebih kompleks dari yang dialami oleh generasi sebelumnya. Beberapa penyebab hal ini terjadi adalah:

Gadget. Berbeda dengan generasi sebelumnya, milenial sangat dengan mudah mengalami kecanduan gadget. Hal ini dikarenakan mereka sangat tergantung dan seperti tidak bisa lepas dari gadget. Hal ini ternyata tidak baik bagi kesehatan mental dan fisik. Gadget dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental karena gadget identik dengan media sosial. Tak hanya menghibur, media sosial memudahkan generasi milenial terkoneksi dengan teman, keluarga, dan kerabat. Ironisnya, menggunakan media sosial secara berlebihan justru membuat penggunanya merasa terisolasi dan kesepian. Pencitraan di media sosial yang tinggi juga dapat menimbulkan kompetisi di antara mereka. Hal ini memunculkan keinginan yang tinggi untuk selalu tampil sempurna dan tidak peduli dengan sekitarnya yang pada akhirnya akan membuat kesehatan mental mereka terganggu.

Perisakan. Perisakan atau bullying juga merupakan penyebab tingginya stress di kalangan milenial. Di kalangan generasi milenial, perisakan tidak hanya terjadi di sekolah atau lingkungan sekitar sehingga mudah untuk terdeteksi tetapi juga secara daring atau online. Mereka yang aktif menggunakan media sosial tentu tahu bagaimana jahatnya para netizen jika berkomentar dan hal ini sudah termasuk dalam perisakan yang sering tidak disadari atau tidak terdeteksi.

Pilihan hidup. Bingung untuk menentukan karir, tujuan hidup, bahkan jurusan merupakan hal yang wajar, namun terkadang hal tersebut bisa jadi merupakan manifestasi dari krisis paruh baya (quarter life crisis) yang membuat orang sulit menentukan pilihan hidup. Banyak generasi milenial yang merasa stres  karena tidak memiliki tujuan hidup yang disebabkan oleh banyak faktor, seperti seringnya membandingkan dirinya dengan orang lain, hingga dikarenakan kecilnya lowongan pekerjaan yang menjadi penghambat para milenial untuk bisa bekerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode