Categories
Tips & Trik

2 Jenis Unit Pengolahan Air Limbah yang Wajid Anda Perhatikan Selalu

Selama ini kita berpikir bahwa limbah yang dihasilkan dari buangan industri adalah penyebab utama pencemaran lingkungan. Ternyata seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, limbah domestik (rumah tangga) justru menjadi penyumbang terbesar.

Berikut 2 jenis unit pengolahan air limbah yang penting dan wajid untuk Anda perhatikan agar tidak mencemari lingkungan di sekitar Anda.

1. SEPTICTANK

Sistem septic tank sebenarnya adalah sumur rembesan atau sumur kotoran. Septic tank merupakan sitem sanitasi yang terdiri dari pipa saluran dari kloset, bak penampungan kotoran cair dan padat, bak resapan, serta pipa pelepasan air bersih dan udara.

Hal-hal yang yang harus diperhatikan saat pembangunan septic tank agar tidak mencemari air dan tanah sekitarnya adalah :

1. Jarak minimal dari sumur air bersih sekurangnya 10m.

2. Untuk membuang air keluaran dari septic tank perlu dibuat daerah resapan dengan lantai septic tank dibuat miring kearah ruang lumpur.

3. Septic tank direncanakan utuk pembuangan kotoran rumah tangga dengan jumlah air limbah antara 70-90 % dari volume penggunaan air bersih.

4. Waktu tinggal air limbah didalam tangki diperkirakan minimal 24 jam.

5. Besarnya ruang lumpur diperkirakan untuk dapat menampung lumpur yang dihasilkan setiap orang rata-rata 30-40 liter/orang/tahun dan waktu pengambilan lumpur diperhitungkan 2-4 tahun.

Agar septic tank tidak mudah penuh dan mampat perlu dilakukan pembersihan secara berkala, salah satunya adalah dengan menyewa jasa sedot WC Probolinggo. Jangan sampai menunggu Anda panik jika toilet sudah tak bisa berfungsi dengan baik. Dan cara terakhir yang bisa dilakukan adalah mencari jasa sedot WC Kota Probolinggo untuk mengatasinya.

2. SUMUR RESAPAN

Sumur Resapan Air merupakan rekayasa teknik konversi air yang berupa bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur gali dengan kedalaman tertentu yang digunakan sebagai tempat penampung air hujan diatas atap rumah dan meresapkannya ke dalam tanah.

Adapun manfaat dari pembangunan sumur resapan air antara lain :

1. Mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan air, sehingga mengurangi terjadinya banjir dan erosi.

2. Mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air

3. Mencegah menurunnya lahan sebagai akibat pengambilan air tanah yang berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.