Search
Generic filters
Exact matches only

Bakalan seru? Tujuh film Asia yang diremake versi Indonesia

0
6 months ago

Inspirasi dalam pembuatan film bisa dari mana saja seperti kisah hidup tokoh, cerita diangkat dari budaya masyarakat, novel atau buku, remake film lama atau adaptasi dari film luar negeri dan masih banyak lagi. Film Asia tidak kalah seru dengan film-film Hollywood untuk ditonton. Berikut rekomendasi film Asia yang diremake oleh Indonesia.

1. Sweet 20 (2017)

Sutradara : Ody C. Harahap
Pemeran : Tatjana Saphira, Morgan Oey, Kevin Julio, Slamet Rahardjo, Niniek L. Karim

Sweet 20 merupakan film drama komedi romantis musikal yang berasal dari Korea Selatan yang berjudul Miss Granny. Film ini menceritakan kisah seorang nenek bernama Fatmawati yang berusia 70 tahun secara ajaib berubah tubuhnya menjadi usia 20-an setelah melakukan foto di sebuah studio foto yang misterius. Selama itu ia menjalani hidup sebagai perempuan muda dan berkesempatan menjadi penyanyi. Namun semua tak berlangsung lama, ia harus memilih untuk melanjutkan kehidupan barunya atau kembali kehidupan sebelumnya.

2. Bebas (2019)

Sutradara : Riri Riza
Pemeran : Agatha Pricilla, Amanda Rawles, Baskara Mahendra, Baim Wong, Brandon Salim, Giorgino Abraham, Indy Barends, Salvita Decorte, Kevin Ardilova, Lutesha, Maizura, Marsha Timothy, Sheryl Sheinafia, Susan Bachtiar, Syifa Hadju, Widi Mulia, Zulfa Maharani

Bebas adalah film adaptasi yang berjudul Sunny asal Korea Selatan. Film ini mengajarkan kita tentang persahabatan sejati. Bebas mengisahkan tentang Vina anak baru yang pindah sekolah di Jakarta mendapatkan perlakuan bully beruntungnya ia dibantu oleh empat cewek dan satu cowok di sekolah tersebut. Akhirnya mereka menjalin persahabatan dengan nama Geng Bebas. Kebersamaan mereka terusik karena suatu peristiwa yang membuat keenam sahabat ini harus dipisahkan.

3. Cinta Itu Buta (2019)

Sutradara : Rachmania Arunita
Pemeran : Shandy Aulia, Dodit Mulyanto, Chae In Woo, Gemilang Sinatrya

Film yang diadaptasi dari Filipina yang berjudul Kita Kita. Mengisahkan seorang wanita yang mengalami kebutaan sementara karena patah hati diselingkuhi tunangannya. Namun hari-harinya menjadi indah berkat datangnya Nik, pria asal Indonesia. Film ini berlatar di Korea Selatan.

4. Sunyi (2019)

Sutradara : Awi Suryadi
Pemeran : Amanda Rawles, Angga Aldi Yunanda, Arya Vasco, Naomi Paulinda, Teuku Rizky

Film horor ini diadaptasi dari Korea Selatan terkenal berjudul Whispering Corridors di tahun 1998. Film ini menceritakan SMA unggulan “Abdi Bangsa” merupakan impian setiap siswa. Namun bagi ALEX, diterima masuk SMA tersebut bukanlah sebuah karunia, melainkan petaka. Budaya senioritas, tindakan kekerasan pada fisik dan mental – Bullying, telah menjadi “menu” harian Alex di sekolah ternama itu.

5. Love You… Love You Not (2015)

Sutradara : Sridhar Jetty
Pemeran : Chelsea Islan, Hamish Daud, Miller Khan, R.R Melati Pinaring, Kemal Palevi, Fico Fachriza, Reynold Hamzah

Love You… Love You Not adalah film drama komedi Indonesia. Film yang diadaptasi oleh Thailand yang berjudul I Fine.. Thank You, Love You. Film ini menceritakan Juki meminta Amira mengajarkan bahasa Inggris supaya ia bisa pergi ke Amerika untuk bertemu kekasihnya. Namun, karena sering menghabiskan waktu berdua, Amira perlahan mulai jatuh cinta kepada Juki.

6. Tunnel (2019)

Sutradara : Ifa Isfansyah
Pemeran : Donny Alamsyah, Andri Mashadi, Hana Malasa, Putri Ayudya

Film yang diadaptasi dari Korea Selatan dengan judul sama. Tunnel mengisahkan tentang seorang polisi yang berusaha memecahkan kasus pembunuhan berantai. Saat ingin mengungkapkan kasus tersebut, ia justru tak sadarkan diri dan terjebak di sebuah terowongan. Hingga 30 tahun berselang, akhirnya sang polisi bangkit untuk kembali mengungkapkan misteri pembunuhan yang belum terselesaikan.

7. Miracle in Cell No. 7 (2020)

Sutradara : Hanung Bramantyo
Pemeran : Vino G. Bastian, Indro Warkop, Tora Sudiro, Bryan Domani, Mawar Eva de Jongh

Film yang sangat populer di Korea Selatan dibuat ulang di Indonesia. Film yang mengisahkan tentang kehidupan seorang ayah cacat mental yang memiliki seorang putri cantik dan cerdas berusia 6 tahun. Ayahnya secara tidak sah dipenjara karena tuduhan pembunuhan dan pemerkosaan anak. Selama dipenjara ia membangun persahabatan dengan penjahat kasar di selnya, dan mereka membantu dia melihat putrinya lagi dengan melanggar aturan. Namun, berakhir dengan hukuman mati terhadap sang ayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode