Berkumis Yang Menguntungkan – Ikan Lele

0 6 months ago

Hewan apakah dengan ciri – ciri hidup di air atau lumpur,  sedikit berlendir, memiliki kumis, namun memiliki manfaat yang begitu banyak? Ya, jawabannya adalah Ikan lele. Lele adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar yang jernih maupun air berlumpur. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki kumis yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya. Sama seperti belut sawah, walaupun di balik tampilannya yang kurang menarik namun hewan ini memiliki nilai ekonomis dan ekologis yang sangat tinggi. Daging ikan lele  sawah sangat kaya akan protein, kalori, fosfor, zat besi, vitamin dan mineral. Selain bernutrisi tinggi, rasa dagingnya yang gurih dan legit juga membuat hewan ini menjadi salah satu favorit banyak orang karena hewan ini dapat  diolah menjadi makanan lezat dan bernutrisi tinggi. Hal inilah yang membuat ikan lele sering dijadikan hewan ternak dengan omset penghasilan yang sangat tinggi. .

Bagi kalian yang ingin tau cara ternak ikan lele, caranya tergolong cukup mudah karena hewan ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik dan bisa hidup di daerah dengan iklim apapun. Sama seperti belut, meskipun awalnya hewan ini berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara barat, namun saat ini ikan lele sudah tersebar di seluruh dunia.  Kunci dari menternak ikan lele adalah hanya perlu memperhatikan tempat budidaya, pemilihan bibit, makanan, hingga cara memanen. Cara ternak ikan lele sawah bisa dilakukan di kolam permanen maupun semi permanen. Ikan lele juga  bisa dibudidayakan di media lumpur, di kolam atau suatu bak. Namun apabila kalian ingin mendapatkan kualitas ikan lele yang sangat baik, maka sangat dianjurkan hewan ini untuk dibudidayakan di air jernih dan, harus dibuat sebuah sirkulasi air yang baik. Hal itu agar bisa mengatur kadar pH di dalam air yang pastinya akan terganggu karena adanya pengeluaran lendir dari tubuh ikan lele dan kotoran nya yang cukup banyak. Sirkulasi yang bagus akan membuat kadar oksigen di dalam kolam menjadi stabil dan air tetap jernih. Sebab di habitat aslinya, lendir pada tubuh ikan lele berguna sebagai alat perlindungan diri dari ancaman predator, sehingga hewan ini sulit untuk ditangkap. Selain lendir, bentuk pertahan diri dari ikan lele adalah pada patilnya.  Patil ikan lele berupa sepasang duri tajam yang berada di bagian sirip dada dengan panjang yang dapat mencapai 400 mm. Selain berfungsi sebagai senjata, patil ikan lele juga digunakan oleh ikan ini untuk berjalan di darat dalam jarak tempuh yang jauh dan waktu yang lama. Untuk pakan nya, anakan ikan lele bisa diberi pakan hidup seperti cacing, larva ikan, atau larva serangga. Sedangkan untuk belut dewasa Anda bisa diberikan katak, ikan, yuyu, bekicot, atau keong. Pemberian makanan ikan lele paling efektif 2x sehari yaitu siang dan malam hari. Di malam hari karena ikan lele bisa juga disebut hewan nokturnal. Hewan nokturnal adalah hewan yang pasif di siang hari dan aktif di malam hari.   Ciri-ciri ikan lele yang baik dan layak dikonsumsi adalah ukuran panjang minimum 30 cm, memiliki mata yang cerah dan sehat, dan warna kelabu atau kecoklatan. Harga ikan lele persatuan ekor kadangkala melebihi harga ikan tawar lainnya seperti ikan mas, ikan jambal, ikan mujair dan ikan nila. Karena itulah banyak sekali yang membudidayakan atau menternak hewan ini. Apakah kalian ingin memiliki usaha ternak lele juga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *