Search
Generic filters
Exact matches only

Dari Balap Itik Hingga Turun Mandi, Warisan Leluhur Minangkabau yang Masih Dilakukan di Era Modern Ini

0
6 months ago

Sumatera Barat memiliki penduduk yang mayoritasnya merupakan Suku Minangkabau. Tradisi dan adat istiadat itu diwariskan oleh leluhur mereka yang berasal dari Kerajaan Melayu dan Sriwijaya. Hingga saat ini mereka pun masih menjunjung tinggi tradisi dan adat istiadat Minangkabau warisan para leluhur mereka. Berikut adalah beberapa tradisi dan adat istiadat yang masih terjaga kelestariannya.

  • Pacu Itiak

Pacu itiak atau dalam Bahasa Indonesia disebut balapan itik merupakan salah satu tradisi yang unik orang-orang minangkabau di daerah Payakumbuh dan Limapuluh kota. Caranya adalah melemparkan itik ke arena balapan sepanjang 800 m agar itik bisa terbang menuju garis finish. Itik yang bisa sampai di garis finish terlebih dahulu lah yang menjadi pemenangnya.

  • Pacu Jawi

Pacu jawi atau dalam Bahasa Indonesia disebut balapan sapi, sekilas memang mirip dengan Karapan Sapi dari Madura, tetapi sebenarnya berbeda karena Pacu Jawi dilakukan di arena sawah yang basah dan berlumpur, bukan sawah yang kering. Tradisi ini pun sampai sekarang masih dilakukan oleh masyarakat Sungai Tarab, Rambatan, Limo Kaum, dan Pariangan.

  • Tabuik

Tradisi ini berfungsi untuk memperingati meninggalnya cucu-cucu Nabi Muhammad, yaitu Hasan dan Husein. Biasanya dilaksanakan selama satu minggu dan perayaan puncaknya pada tanggal 10 Muharram. Pada perayaan puncak biasanya seluruh masyarakat Sumatera Barat akan mendatangi Kota Pariaman untuk menyaksikannya.

  • Batagak Kudo-kudo

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Minangkabau saat membangun rumah yang baru dipasang kuda-kuda.

  • Batagak Pangulu

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Minangkabau ketika akan mengangkat pimpinan baru di kelompok masyarakat tersebut. Biasanya mereka akan mengadakan pesta selama 3 hari dan menyembelih kerbau untuk jamuan.

  • Makan Bajamba

Tradisi ini biasa dilakukan ketika ada peringatan dan upacara adat tertentu. Mereka akan berkumpul di suatu tempat untuk makan bersama.

  • Balimau

Jika orang Jawa menyebutnya Padusan, maka orang Minangkabau menyebutnya dengan Balimau, yaitu tradisi mandi untuk membersihkan diri menjelang datangnya bulan Ramadhan di suatu tempat seperti kolam umum, atau sungai sambil bermaaf-maafan.

  • Upacara Turun Mandi

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Minangkabau sebagai wujud rasa syukur akan lahirnya anak di keluarga tersebut sekaligus untuk memperkenalkannya kepada masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode