Search
Generic filters
Exact matches only

Dataran Tinggi Dieng, Tempat Persemayaman Para Dewa dan Tempat Lahir Anak Titisan Dewa

0
6 months ago

Indonesia mempunyai dataran tinggi yang tertinggi di dunia setelah Tibet di Nepal, yaitu Dataran Tinggi Dieng yang terletak di antara dua kabupaten, Banjarnegara dan Wonosobo dengan ketinggian 2093 mdpl. Dataran tinggi ini pun menjadi yang tertinggi di Indonesia dan paling luas di Pulau Jawa. Suhu udara di Dieng sendiri berkisar antara 12-20 °C pada siang hari, sedangkan pada malam hari berkisar antara 6-10 °C. Bahkan ketika pagi hari terutama di musim kemarau, suhu bisa mencapai 0 °C. Maka tidak heran salju bisa ditemukan dengan mudah di tempat ini meskipun berada di negara tropis. Masyarakat setempat menamainya bun upas atau embun racun karena embun beku yang menjadi es tersebut dapat merusak tanaman masyarakat sekitar.

Dieng merupakan sebuah kompleks gunung berapi yang terdiri dari beberapa kerucut yang mempunyai nama Bisma, Seroja, Binem, Pangonan Merdada, Pagerkandang, Telogo Dringo, Pakuwaja, Kendil Sikunir, dan Prambanan. Masyarakat sekitar juga percaya bahwa Dieng merupakan tempat persemayaman para dewa. Hal ini karena ada sekitar 200 candi di Dieng, namun bencana alam menghancurkan sebagian besar candi dan kini hanya tersisa 8 candi. Menurut kitab Raja Sanjaya dari Kerajaan Kalingga ‘Dieng’ disebut-sebut sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa, yang dipuja agar tidak merusak kehidupan manusia. Masyarakat percaya bahwa candi-candi yang ada di sana merupakan tempat untuk pemujaan tersebut.

Selain itu, di Dieng juga ada anak titisan para dewa yang disebut dengan anak bajang. Perbedaan anak-anak bajang dengan anak-anak pada umumnya adalah terletak pada rambutnya. Anak bajang memiliki rambut gimbal secara alami. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa semakin banyak anak yang lahir maka semakin sejahteralah kehidupan mereka. Namun, anak-anak ini tidak boleh dibiarkan seperti itu hingga dewasa karena dapat memberikan pengaruh buruk bagi tubuh dan pikiran si anak. Anak bajang harus diruwat atau dicukur agar aura negatif dari rambut gimbal hilang. Pencukuran rambut gimbalnya ini pun tidak boleh sembarangan karena harus berdasarkan kemauan anak itu sendiri tanpa adanya paksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode