Search
Generic filters
Exact matches only

Filosofi Makanan Terlezat di Dunia, Rendang

0
6 months ago

Rendang adalah makanan yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Rendang pun tergolong makanan yang cukup mudah untuk ditemukan dan hampir ada di semua rumah makan Padang yang tersebar di Indonesia. Makanan yang berbahan dasar daging dan santan kelapa dengan berbagai macam bumbu dan rempah-rempah ini membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pengolahannya, biasanya membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Menurut sejarah, pada zaman dahulu orang-orang Minang banyak yang merantau ke Malaka dan menjadikan rendang sebagai bekal mereka karena makanan ini dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Selain itu, pada zaman sebelumnya rendang adalah makanan untuk kaum bangsawan. Pada zaman itu, rendang dibuat dengan bahan dasar daging kerbau dan memiliki harga yang cukup mahal. Namun seiring berjalannya waktu, tidak harus kaum bangsawan tetapi semua orang pun bisa menikmati kelezatan rendang.

Pada tahun 2012 rendang pernah dinobatkan sebagai makanan “The Most Balanced Food” dalam sebuah acara pameran travel terbesar di Amerika yaitu LA Travel & Adventure Show.

Lima tahun kemudian, yaitu pada tahun 2017 rendang pun pernah menjadi pemenang “World’s Most Delicious Food” versi CNN Internasional, hal ini membuat rendang semakin dikenal oleh dunia. Selain terkenal karena kelezatannya dan telah menjadi ikon kuliner Indonesia, rendang juga ternyata terkenal dengan filosofinya khususnya bagi masyarakat Minangkabau. Berikut adalah 4 filosofi dari rendang.

  • Daging: pemilihan bahan dasar rendang jatuh pada daging sapi atau kerbau memiliki makna, yaitu daging sapi atau kerbau melambangkan rasa hormat terhadap orang tua atau sosok yang dituakan dalam suatu wilayah.
  • Santan: Fungsi santan pada rendang adalah agar daging terasa lebih gurih dan empuk. Hal ini melambangkan sosok intelektual (cendekiawan) yang membantu kehidupan masyarakat.
  • Pedas: Rendang memiliki cita rasa yang sedikit pedas karena menggunakan cabe untuk menguatkan rasa makanan ini. Cabe disebutkan melambangkan tokoh agama atau ulama yang menegakkan ajaran Islam di masyarakat Minangkabau.
  • Rempah dan bumbu: Salah satu ciri khas kuliner Indonesia adalah kaya akan rempah dan bumbu, begitu juga rendang. Rempah dan bumbu pada rendang bermacam-macam, seperti kapulaga, bawang merah, bawang putih, cabe merah, jahe, lengkuas, kunyit, ketumbar, pala, dan jintan ternyata melambangkan masyarakat, keanekaragaman masyarakat Minangkabau.

Sungguh mengagumkan bukan? Tidak hanya lezat rendang juga ternyata memiliki filosofi yang sangat mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode