Search
Generic filters
Exact matches only

Ini Yang Sebenarnya Terjadi Saat Kita Tidur

0
8 months ago

Tidur terdengar sebagai proses yang sangat sederhana. Hanya dengan memejamkan mata, terlelap, lalu terbangun. Padahal, proses yang sebenarnya tidaklah sesederhana itu. Saat seseorang terlelap ada banyak hal yang terjadi yang tidak kita ketahui. Saat tidur, tubuh akan mengalami fase Rapid Eye Movement (REM) dan non-REM.

Fase REM dan non-REM terjadi ketika tertidur. Saat tubuh berada di fase REM, mata akan bergerak cepat ke segala arah. Ha yangtidak terjadi di fase non-REM. Pada saat tidur, pertama-tama tubuh mengalami fase non-REM yang terdiri dari 3 tahap.

Tahap pertama. Pada tahap ini, tubuh sudah mengantuk dan mata akan terpejam, namun masih mudah terjaga dan sangat mudah dibangunkan. Saat itulah kinerja otak mulai melambat.

Tahap kedua. Disebut juga tidur ringan. Pada tahap ini detak jantung mulai melambat dan teratur dan temperatur tubuh ikut menurun. Pada tahap ini juga kesadaran akan semakin menurun. Gerakan mata juga berhenti dan terjadi perambatan gelombang otak. Fase ini akan mengantarkan tubuh ke fase deep sleep.

Tahap ketigaAtau deep sleep, di mana saat tidur nyaman akan bertransisi ke tidur terlelap. Tubuh akan tertidur lebih nyenyak dan akan lebih sulit dibangunkan karena otak akan merilis gelombang delta sehingga tubuh menjadi kurang responsif. Pada tahap ini tubuh akan melakukan perbaikan atau regenerasi jaringan dan meningkatkan jumlah darah menuju ke otot. Imunitas tubuh juga akan diperkuat pada tahap ini. Namun, ketika seseorang terbangun saat sudah memasuki fase non-REM tahap ketiga, tubuh akan merasakan disorientasi selama beberapa menit hingga bisa tersadar sepenuhnya.

Setelah melewati ketiga tahap pada fase non-REM, fase selanjutnya yaitu REM. Fase REM biasanya terjadi 90 menit setelah seseorang sudah terlelap. Pada fase ini biasanya terjadi mimpi sehingga akan terjadi adanya peningkatan aktivitas seperti napas menjadi lebih cepat dan tidak teratur, detak jantung semakin cepat, gerakan mata yang cenderung lebih agresif, munculnya rasa gelisah, hingga tekanan darah yang meningkat. Pada saat mimpi terjadi, adanya peningkatan aktivitas di otak tetapi terjadi kelumpuhan sementara di otot. Tahapan ini berlangsung selama 70 hingga 90 menit.

Itulah proses-proses yang terjadi saat kita tertidur. Sama sekali tidak terdengar sederhana, bukan? Ini alasan mengapa menjaga kualitas tidur itu penting. Oleh karena itu jika kamu mengalami gangguan tidur sebaiknya langsung bertemu dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat secepat mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode