Search
Generic filters
Exact matches only

Kain Tapis Penyelaras Kehidupan dengan Berbagai Macam Jenisnya

0
6 months ago

Bukan Indonesia namanya jika tidak memiliki keanekaragaman yang melimpah. Dari Sabang sampai Merauke masing-masing wilayah di Indonesia pasti memiliki ciri khas kebudayaan dan adat istiadatnya sendiri-sendiri.  Begitu juga dengan Lampung yang memiliki kain tapis yang merupakan warisan budaya para leluhurnya. Meskipun kemunculan kain tapis belum selama kain songket, tetapi kain tapis ternyata merupakan suatu bentuk dari kesempurnaan dari teknik tenun pada songket. Kain tapis biasanya berbentuk sarung yang terbuat dari hasil menenun benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau emas dengan sistem sulam. Kain ini merupakan pakaian para wanita suku Lampung. Kain tapis pun biasanya memiliki motif alam seperti flora dan fauna.

Menurut sejarah, kain tapis adalah salah satu jenis kerajinan tradisional masyarakat Lampung zaman dulu dalam menyelaraskan kehidupannya baik terhadap lingkungan maupun Sang Penciptanya. Maka tidak heran apabila kain ini memiliki beragam jenis sesuai dengan pemakainya.

  • Tapis bintang perak, tapis yang berasal dari Menggala, Lampung Utara ini biasanya dikenakan pada upacara-upacara adat.
  • Tapis bidak cukkil, tapis ini biasanya dikenakan oleh para lelaki Lampung untuk menghadiri upacara adat.
  • Tapis bintang, salah satu tapis yang dipakai oleh mempelai wanita pada saat upacara pernikahan adat orang Lampung.
  • Tapis kaca, tapis ini biasanya dikenakan oleh wanita pengiring mempelai wanita pada upacara pernikahan adat dan upacara-upacara adat yang lain. Namun di  Pardasuka, Lampung Selatan biasanya dikenakan oleh para lelaki untuk menghadiri upacara adat.
  • Tapis dewasano, tapis ini biasa dikenakan oleh mempelai wanita daerah Menggala dan Kota Bumi untuk menghadiri upacara adat.
  • Tapis Agheng, tapis ini dikenakan oleh istri dari seorang suami yang sudah mendapat gelar sutan.
  • Tapis Tuho, dikenakan oleh istri dari seorang suami yang sedang mengambil gelar sutan dalam menghadiri upacara pengambilan gelar tersebut.
  • Tapis cucuk pinggir, biasanya dikenakan oleh kelompok istri atau wanita-wanita yang sudah menikah dalam menghadiri pesta adat.
  • Tapis cucuk andak, biasanya dikenakan oleh kelompok istri dari kepala adat yang sudah bergelar sutan dalam menghadiri upacara pernikahan atau pengambilan gelar adat. Sedangkan di daerah Lampung Utara, tapis ini dikenakan oleh mempelai wanita dalam upacara pernikahan adat.
  • Tapis laut linau, dikenakan oleh kerabat istri yang tergolong jauh dalam menghadiri upacara adat.
  • Tapis silung, dikenakan oleh sesepuh yang merupakan kerabat dekat dalam menghadiri upacara adat.
  • Tapis balak, dikenakan oleh adik perempuan atau anak dari seorang anak perempuan yang sudah menikah dari seorang yang sedang mengambil gelar.
  • Tapis laut andak, dikenakan oleh gadis penari (muli cangget) pada upacara adat cangget.
  • Tapis raja medal, dikenakan oleh kelompok istri dari kerabat yang dituakan dalam menghadiri upacara adat.
  • Tapis jung sarat, tapis yang dikenakan oleh mempelai wanita dalam upacara pernikahan adat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode