Search
Generic filters
Exact matches only

Kenali Lebih Dalam Penyebab Dejavu

0
6 months ago

Adakah di antara kalian yang pernah mengalami dejavu? Rasanya tentu membingungkan. Tetapi sebenarnya, bagaimana penjelasan dejavu secara medis?

Dejavu merupakan sebentuk perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya padahal kemungkinan besar hal itu belum pernah dialami atau dirasakan sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi yang baru terjadi, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang juga merasa telah mengalami hal yang sama dengan yang terjadi di masa lalu.

Istilah dejavu pertama kali diperkenalkan oleh seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis bernama Emile Boirac. Sebenarnya penjelasan pasti mengenai dejavu sulit untuk dicari karena studi tentang dejavu tidak mudah dilakukan. Namun ada beberapa teori menyangkut kondisi medis mengenai penyebab terjadinya dejavu

Adanya temporal lobe seizure. Temporal lobe seizure atau kejang lobus temporal terkadang tidak diketahui penyebab pastinya. Namun trauma pada otak, infeksi, stroke, tumor otak, hingga adanya faktor genetik bisa menjadi penyebab kondisi ini terjadi. Saat mengalami kejang lobus temporal, seseorang dapat mengalami penurunan kemampuan untuk merespon lingkungan sekitar hingga melakukan aktivitas yang sama berulang-ulang. Sebelumnya penderita akan mengalami sensasi seperti rasa takut yang tidak beralasan, halusinasi, dan dejavu

Malfungsi sirkuit otak. Diantara long term circuits dan short term circuits di dalam otak kita bisa terjadi malfungsi. Saat otak mencerna keadaan sekitar, informasi yang didapat langsung ditransfer ke bagian otak yang menampung memori jangka panjang. Hal tersebut yang menyebabkan seseorang merasakan dejavu

Kerja rhinal cortex. Ada bagian di otak kita yang disebut dengan rhinal cortex yang berfungsi untuk mendeteksi rasa familiar. Bagian ini bisa saja bekerja tanpa memicu bagian otak yang berfungsi sebagai memori yaitu hipokampus. Inilah mengapa ketika kita mengalami dejavu tidak dapat mengingat dengan persis kapan dan dimana kita pernah merasakan pengalaman yang sama.

Berhubungan dengan usia dan stress. Menurut penelitian, dejavu lebih sering terjadi pada rentang usia 15-25 tahun dan akan berangsur menghilang seiring dengan bertambahnya usia. Kemunculan dejavu juga bisa dipicu oleh stress dan kelelahan.

Meskipun belum bisa dipastikan penyebab dari dejavu, kondisi ini bukanlah suatu gangguan serius terkait kesehatan dan kejiwaan seseorang. Namun, jika dejavu yang dialami dirasa mengganggu maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis saraf atau psikiater.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode