Kualitas Hidup Berkurang Karena Insomnia

0 8 months ago

Tidur dapat menjadi media bagi tubuh untuk beristirahat sejenak agar stamina dan kesehatan tetap terjaga selama beraktivitas. Pola tidur yang baik akan membuat fungsi tubuh akan kembali bekerja dengan baik saat terbangun. Namun beberapa orang justru tidak dapat menikmati waktu beristirahat karena adanya gangguan tidur yang disebut dengan insomnia. Insomnia mengakibatkan penderitanya mengalami kesulitan untuk tidur. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan karena kurang tidak dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan.

Penderita insomnia akan mengalami kesulitan tidur saat malam hari, sering terbangun dan susah untuk kembali terlelap juga merasa lelah saat bangun. Akibat dari insomnia salah satunya penderita menjadi mudah marah dan depresi. Dampak buruk lainnya yang dapat muncul yaitu mengantuk pada siang hari, mudah lelah dan sulit fokus saat beraktivitas. Secara umum terdapat dua jenis insomnia, yaitu:

  • Insomnia primer

Insomnia primer terjadi ketika seseorang mengalami masalah tidur yang tidak terkait langsung dengan kondisi medis.

  • Insomnia sekunder

Insomnia sekunder terjadi ketika seseorang mengalami masalah tidur karena sesuatu yang berkaitan dengan kondisi medis seperti saat kondisi kesehatan sedang terganggu (depresi, radang sendi, kanker, asma), konsumsi obat-obatan atau alkohol.

Selain dua jenis insomnia tersebut, terdapat juga insomnia jangka pendek yang disebut insomnia akut. Insomnia jenis ini dapatĀ  berlangsung hanya satu malam sampai beberapa minggu. Penyebab insomnia akut di antaranya:

  • Stres karena masalah kehidupan
  • Sedang mengidap suatu penyakit
  • Ketidaknyamanan emosional atau fisik
  • Faktor lingkungan seperti bising, cahaya, suhu ekstrim yang mengganggu tidur
  • Konsumsi beberapa obat yang dapat mengganggu tidur
  • Interferensi dalam jadwal tidur normal

Insomnia yang bertahan lama disebut insomnia kronis yang dapat berlangsung setidaknya tiga malam dalam seminggu selama sebulan atau lebih. Penyebab insomnia kronis diantaranya:

  • Depresi
  • Adanya kecemasan berlebih
  • Stres kronis
  • Nyeri atau ketidaknyamanan di malam hari

Dampak negatif bagi penderita insomnia diantaranya:

  • Meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental atau emosi
  • Hilangnya konsentrasi dan ingatan
  • Menurunnya peforma dalam beraktivitas seperti bekerja, sekolah atau kuliah.
  • Meningkatnya risiko terjadinya masalah kesehatan.

Untuk mengatasi insomnia dapat dilakukan dengan penggunaan obat-obatan yang disesuaikan dengan kondisi penderita dan berdasarkan anjuran dokter, melakukan terapi perilaku kognitif atau kombinasi dari keduanya. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari banyak makan dan minum sebelum tidur, lakukan aktivitas di siang hari agar terhindar dari tidur siang dan hindari konsumsi minuman beralkohol juga yang mengandung kafein.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *