Lampu Sein Yang Diizinkan Polisi

0 6 months ago

Perlu kalian juga ketahui bahwa di Indonesia memiliki beberapa peraturan perundang-undangan lalu lintas, dan pada artikel kali akan dijelaskan mengenai jenis-jenis lampu sein yang diizinkan polisi. Lampu sein (turn signal) adalah salah satu alat komunikasi antar pengendara, yang digunakan oleh pengendara mobil maupun motor saat berada di jalan. Secara umum, lampu sein memiliki fungsi yang sangat penting ketika berkendara. Lampu sein harus digunakan pada waktu yang tepat demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Akan tetapi, masih ada saja pengendara yang tidak tahu waktu yang tepat dalam menggunakan lampu sein ketika akan berbelok atau berpindah lajur. Jarak dan waktu yang menjadi acuan di mana jarak aman sebelum melakukan perpindahan line atau belok adalah 10 meter sampai dengan 20 meter tergantung kecepatan juga. Tujuan menyalakan lampu sein waktu yang tepat adalah agar dapat membantu pengendara lain di sekitar untuk mengantisipasi hal tak terduga.

 

Pasal 112 ayat (1) Pasal tersebut tertulis;

“Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah (Lampu Sein) atau isyarat tangan.” Berdasarkan peraturan perundang-undangan lalu lintas, penggunaan warna lampu yang tidak sesuai berpotensi menyalahi aturan yang berlaku. Misalnya menggunakan lampu biru untuk lampu utama, menggunakan lampu putih untuk lampu pengereman, atau penggunaan warna lain yang dapat membingungkan dan bahkan dapat membahayakan pengguna jalan lain dan beresiko tinggi terhadap penyebab kecelakaan lalu lintas. Untuk mencerminkan kalian sebagai Good People atau Warga Negara Indonesia yang baik dan bijaksana, maka kalian perlu mematuhi segala peraturan perundang-undangan lalu lintas di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *