Search
Generic filters
Exact matches only

Lumba – Lumba – Mamalia Laut Yang Pintar

0
6 months ago

Apakah kalian pernah mendengar kata ekolokasi?. Ekolokasi adalah salah satu pertahanan terbaik yang dimiliki mamalia laut terpintar di dunia, yaitu lumba-lumba. Walaupun seringkali ekolokasi dikaitkan dengan kelelawar, tetapi lumba-lumba pun bergantung pada kemampuan ekolokasi ini, ya tentu saja untuk berburu dan bernavigasi. Ekolokasi bekerja dengan mendengarkan gema setelah memantulkan suara bernada tinggi dari objek dan kemudian gema tersebut diambil kembali oleh lumba-lumba. Maka daari itu lumba lumba mampu melihat bukan saja dari matanya namun dapat juga melihat dengan suara. Dengan memancarkan suara berfrekuensi tinggi, lumba-lumba dapat menentukan bentuk, kecepatan, ukuran, jarak dan arah perjalanan sehubungan dengan objek di sekitarnya. Bahkan kemampuan ekolokasi ini dapat membantu hewan ini  ketika  bernavigasi di perairan yang dalam dan keruh.

Hewan ini memiliki identitas (Kingdom Animalia, Filum Chordata, Kelas Mamalia, Ordo Cetacea, Subordo Odontoceti, Famili Delphinidae). Dan uniknya, hewan dengan nama latin Genera ini  memiliki penampilan fisik lumba-lumba jauh lebih baik dan berbeda jika dibandingkan dengan hewan air lainnya. Hal ini dikarenakan lumba-lumba memiliki tubuh yang ramping sehingga memungkinkan hewan ini mampu berenang dengan sangat cepat. Bahkan ada yang mengklaim bahwa kecepatan berenang lumba-lumba hampir sama dengan kecepatan berlari hewan tercepat di dunia, yaitu Citah. Pada umumnya, lumba-lumba dapat ditemukan di air hangat dan dangkal. Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa beberapa lumba-lumba pun dapat ditemukan di daerah yang dingin, seperti di lautan Kutub Utara dan lautan Antartika. Penyebaran hewan ini sungguh luar biasa, karena lumba lumba hampir tersebar di seluruh lautan yang ada di dunia. Hewan ini memiliki cara hidup seperti singa, yaitu berkelompok. Fakta unik lainnya adalah lumba-lumba tidak bernafas di bawah air. Karena mereka adalah mamalia, mereka menghirup udara ke paru-paru dan mampu menahan nafas dengan rata-rata 3 sampai 5 kali per menit.

Namun sangat disayangkan, survey membuktikan bahwa hewan yang memiliki kemampuan hidup mencapai 40 tahun ini seringkali dijadikan target perburuan liar. Lumba-lumba dieksekusi oleh beberapa negara dengan menggunakan dinamit atau  jaring ikan oleh beberapa. Hal ini dikarenakan manusia ingin mengambil dan mengkonsumsi daging lumba – lumba tersebut. Sebut saja Jepang, di beberapa restoran elit Jepang seringkali menjadikan daging lumba-lumba sebagai bahan konsumsi utama mereka. Karena jumlah populasinya yang semakin meningkat, beberapa negara sudah menyetujui bahwa hewan ini dikategorikan sebagai hewan yang sangat di sayang dan dilindungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode