Search
Generic filters
Exact matches only

Macam – Macam Penggerak Roda Pada Motor

0
7 months ago

Halo sobat milenial, Tahukah kalian bahwa ada 3 jenis penggerak roda sepeda motor di dunia ini? Yang sering kalian dengar tentunya adalah penggerak roda jenis rantai, namun ada 2 jenis penggerak roda lain yakni belt dan shaft. Yuk simak artikel kali ini

 

Rantai (Untuk Motor Manual / Kopling)

 

Ini merupakan komponen yang sudah dikenal baik yang memiliki kemampuan untuk mengefisiensi power loss (hilangnya tenaga) dari mesin sampai ke roda. Denggan rata-rata, power loss rantai ada di angkat 5-10 persen. Meski begitu, kekurangan rantai adalah harus sering dirawat dan dibersihkan agar tidak cepat rusak dan terus awet. Posisinya yang ada di luar juga membuatnya cepat kotor dan seringkali putus atau kendor (akan bertambah panjang atau melar seiring jangka waktu pemakaian). Selain itu, juga diperlukan cairan pelumas serta penggantian gear. Rantai biasanya digunakan pada sepeda motor dengan transmisi bebek, baik kopling maupun manual. 

 

Shaft (Untuk Motor Gede/Moge)

 

Sepeda motor dengan penggerak shaft, mungkin jarang terlihat di jalan, dibanding rantai dan belt. Jenis ini sangat jarang dijumpai di Indonesia. Pasalnya, rata-rata pengguna shaft moge, salah satunya BMW R1200GS. Shaft lebih banyak digunakan untuk sepeda motor berkubikasi besar, hal ini agar power yang hilang, tidak cukup terasa. Dibanding sistem penggerak roda yang lain, shaft punya power loss yang sangat tinggi (terburuk) bisa mencapai 30 persen. Komponen ini kerap digunakan untuk sepeda motor berkubikasi besar. Di antara semuanya, tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan penggunaannya tentu sudah dipertimbangkan matang-matang. Meskipun demikian, shaft diklaim paling minim perawatan, tidak menmbulkan suara berisik, dan tarikannya terasa lembut. Selain itu, usia part ini lebih panjang dibanding rantai dan belt.

 

 

Belt (Untuk Motor Matic)

 

Karena belt merupakan penggerak yang digunakan pada skutik, kendaran roda dua yang sangat laris di Indonesia ma komponen belt ini cukup populer keberadaannya. Tentu Belt sendiri diklaim lebih tahan perawatan, karena harus dibawa ke bengkel (membersihkan ruang CVT). Power loss belt cukup besar dengan angka 20 persen dibandingkan dengan rantai, belt juga tidak hanya digunakan pada mesin kecil saja dan  sudah sering ditemukan pada sepeda motor sport atau cruiser berkubikasi besar.

 

Itulah ketiga jenis penggerak roda sepeda motor di dunia, kalian suka yang mana?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode