Search
Generic filters
Exact matches only

Media Sosial, Kecenderungan Generasi Milenial dalam Beropini

0
8 months ago

Bagi kalangan generasi milenial, teknologi bukan suatu hal yang asing. Berkembang pesatnya teknologi saat ini membuat intensitas waktu dalam pemenuhan kebutuhan menjadi lebih cepat. Tidak terkecuali kebutuhan informasi dan komunikasi. Salah satu contoh teknologi yang tersedia sebagai sarana prasarana untuk pemenuhan kebutuhan tersebut, yaitu media sosial. Media sosial dapat memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat secara real time dan mempermudah komunikasi jarak jauh.

Menurut Peneliti Pusat Penelitian Politik, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati mengatakan, bahwa media sosial juga sering digunakan untuk mendominasi opini masyarakat. Terbukti berdasarkan hasil penelitian dari UNESCO bahwa 4 dari 10 orang Indonesia aktif di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Tidak ada yang membatasi mereka dalam mengemukakan pendapat karena hal tersebut sudah tertera di Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28e Ayat 2.

Media sosial pun digemari sebagai sarana untuk mengemukakan pendapat. Terlebih jika ada isu yang sedang hangat di masyarakat. Pembicaraan mengenai isu tersebut pun tidak dapat dipungkiri. Perdebatan para tokoh, analisis para pakar, diskusi kaum intelektual bahkan oleh orang yang sama sekali tidak mengerti soal isu yang sedang terjadi. Mereka bebas mengemukakan pendapat dan opininya baik melalui media sosial maupun di dunia nyata. Akan tetapi, mengemukakan pendapat melalui media sosial lebih mendominasi daripada di dunia nyata. Hal ini disebabkan oleh audiens online sering tidak terlihat tidak nampak bagi mereka, jadi mereka bisa secara bebas beropini tanpa takut atau malu. Hal ini yang menimbulkan meningkatnya penggunaan dan ketergantungan masyarakat terhadap media sosial.

Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti, tingginya angka penggunaan media sosial oleh masyarakat Indonesia mengakibatkan adanya potensi konflik yang amat besar. Konflik yang muncul terjadi karena rendahnya tanggung jawab dari pengguna media sosial. Tanggung jawab yang dimaksud adalah mengenai apa yang dikemukakan di media sosial, terlebih lagi jika banyak pengguna media sosial yang tidak menggunakan akun asli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode