Mengenal karya-karya Joko Anwar di dunia perfilman Indonesia

0 6 months ago

Joko Anwar adalah seorang sutradara, penulis skenario dan produser film dari Indonesia. Ia memulai karir sejak tahun 2003. Joko kuliah di Institut Teknologi Bandung di jurusan Aerospace Engineering karena tidak sanggup bersekolah di sekolah film. Namun, Joko mengikuti unit kegiatan kampus tentang film. Setelah lulus ia menjadi wartawan di The Jakarta Post dan kritikus film sebelum ia menjadi seperti sekarang.

Awalnya ia menjadi asisten sutradara 2 di film Biola Tak Berdawai di tahun 2003. Pada tahun yang sama, ia menjadi penulis skenario di film Arisan! yang mendapatkan Nominasi Skenario Terbaik Festival Film Indonesia 2004. Setelah itu, Joko menyutradarai film Ajang Ajeng di tahun 2004. Janji Joni adalah hasil karya Joko Anwar sebagai sutradara dan penulis lagu, di film ini mendapatkan Nominasi Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2005.

Pada tahun 2007 Joko merilis tiga film yaitu Jakarta Undercover sebagai penulis naskah, Kala sebagai sutradara dan penulis naskah, serta Quickie Express sebagai penulis. Di tahun 2008 film Fiksi mendapatkan penghargaan Skenario Terbaik di Festival Film Indonesia 2008. Lalu pada film Pintu Terlarang, Joko sebagai sutradara dan penulis naskah mendapatkan nominasi skenario adaptasi terbaik Festival Film Indonesia 2009.

Modus Anomali (2012) sebagai sutradara dan penulis naskah. Joko kembali mengukir prestasi sebagai pemenang Sutradara Terbaik di Festival Film Indonesia 2015 pada A Copy of My Mind. Joko mendapatkan Nominasi Skenario Asli Terbaik Festival Film Indonesia 2017 sebagai penulis naskah di film Stip & Pensil. Nama Joko Anwar semakin dikenal banyak orang karena film horornya yang berjudul Pengabdi Setan (2017), film ini telah ditonton sebanyak 4,2 juta orang. Film ini adalah pembuatan ulang atau remake dari film berjudul sama di tahun 1980.

Pengabdi Setan mendapatkan banyak apresiasi oleh masyarakat Indonesia. Lewat film ini Pengabdi Setan menyatakan bahwa film horor Indonesia bisa dibuat sangat bagus dan keren tidak seperti film horor yang kebanyakan ceritanya tidak masuk akal dan terkesan pornografi. Pengabdi Setan mendapatkan Nominasi Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2017. Penayangan film Pengabdi Setan di luar negeri dimulai pada November 2017 seperti Malaysia dan Singapura. Lalu juga penayangan film ini di Amerika Latin, Polandia dan Jepang.

Selanjutnya di tahun 2019 Joko mengeluarkan empat judul film yaitu Orang Kaya Baru sebagai penulis naskah dan mendapatkan Nominasi Skenario Asli Terbaik Festival Film Indonesia 2019. Lalu film Gundala (2019) adalah film superhero Indonesia yang disutradarai dan penulis naskah oleh Joko Anwar. Gundala menjadi awal superhero di Jagat Sinema Bumilangit. Film ini menjadi salah satu film terlaris dari karyanya yang telah ditonton sebanyak 1.699.433 penonton di Indonesia. Kabar terbarunya film Gundala akan tayang di bioskop Amerika.

Selanjutnya ada film horor yaitu Perempuan Tanah Jahanam dan Ratu Ilmu Hitam (2019). Pada film Perempuan Tanah Jahanam, Joko sebagai sutradara dan penulis naskah. Film ini mendapatkan tawaran untuk diputar di beberapa festival film di luar negeri. Dan terakhir film Ratu Ilmu Hitam, Joko sebagai penulis naskah. Joko telah membuktikan bahwa karyanya dibuat dengan sangat bagus dan ia telah mendapatkan banyak prestasi. Joko menjadi salah satu sutradara yang terbaik di dunia perfilman Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *