Search
Generic filters
Exact matches only

Mengenal karya Riri Riza sejak awal karir sampai sekarang

0
6 months ago

Kalian pasti tahu dengan film Petualangan Sherina, Ada Apa Dengan Cinta 2 dan Laskar Pelangi. Itu adalah beberapa hasil karya Riri Riza yang paling populer di perfilman Indonesia. Pria yang lahir di Makassar, 02 Oktober 1970 ini berkarir sebagai sutradara, penulis skenario dan produser film. Riri Riza memulai debut karirnya sebagai sutradara di film Kuldesak (1998). Pada film Kuldesak ini ia mendapatkan perhargaan khusus Festival Film Bandung untuk Sutradara Penuh Harapan.

Riri Riza lulusan dari Institut Kesenian Jakarta dan sering melakukan kolaborasi pembuatan film bersama sahabatnya yaitu Mira Lesmana. Pada tahun 2000 Riri Riza bersama dengan Mira Lesmana membuat film Petualangan Sherina yang menjadi tontonan wajib anak-anak tahun 2000-an. Petualangan Sherina adalah film komedi musikal anak-anak yang dibintangi oleh Sherina Munaf dan Derby Romero.

Selanjutnya di tahun 2002, Riri Riza merilis film Eliana, Eliana yang membawanya sebagai pemenang Skenario Terbaik Festival Film Indonesia (2004). Film ini juga sempat dinominasikan dalam Vancouver Film Festival. Pada film Gie (2005) Riri Riza juga menyutradarai dan ia mendapatkan penghargaan Piala Citra untuk Film Cerita Panjang Terbaik (2005). Gie adalah sebuah film biopik yang mengisahkan seorang tokoh bernama Soe Hok Gie, mahasiswa Universitas Indonesia yang lebih dikenal sebagai demonstran dan pecinta alam.

Lalu Riri Riza kembali menyutradarai film Untuk Rena (2005) dan 3 Hari Untuk Selamanya (2007). Pada tahun berikutnya Riri Riza mendapatkan penghargaan di Festival Film Bandung untuk Sutradara Terpuji Film Bioskop (2009) pada film Laskar Pelangi. Film Laskar Pelangi adaptasi dari buku dengan judul yang sama karya Andrea Hirata. Film ini sangat populer karena telah ditonton sebanyak 4.7 juta kali. Laskar Pelangi dirilis tahun 2008.

Ditahun yang sama Riri Riza juga merilis dua film yaitu Takut: faces of Fear dan Drupadi. Sang Pemimpi (2009) lanjutan dari serial novel kedua Andrea Hirata diangkat kelayar lebar. Namun jumlah penontonnya tidak seramai dengan film Laskar Pelangi. Riri Riza menyutradarai film Atambua 39° Celsius (2012) dan Sokola Rimba (2013). Lewat Sokola Rimba, Riri menambahkan prestasinya lagi yaitu Piala Citra untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (2014).

Kelanjutan dari film Ada Apa Cinta? Riri Riza diberi kesempatan untuk menyutradarai film Ada Apa Dengan Cinta? 2 bersama dengan Mira Lesmana sebagai produser. Film ini telah ditonton sebanyak 3.6 juta kali dan menjadi film Indonesia terlaris kedua tahun 2016. Masih diperan oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra. Pada film Athirah (2016) Riri Riza mendapatkan banyak penghargaan untuk karyanya yang satu ini.

Penghargaan yang didapatnya yaitu Piala Citra untuk Sutradara Terbaik, Piala Citra untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik, dan Piala maya untuk Penyutradaraan Terpilih di tahun 2016 untuk film Athirah. Film ini diadaptasi oleh novel semi-biografi mengenai Hj. Athirah Kalla, ibunda M. Jusuf Kalla karya Alberthiene Endah. Selanjutnya Riri Riza membuat film untuk anak-anak dan keluarga yaitu Kulari ke Pantai (2018).

Selanjutnya di tahun lalu Riri Riza menyutradarai dua film yaitu Bebas dan Humba Dreams (2019). Pada film Humba Dreams mendapatkan penghargaan Piala Maya untuk Film Independen Non-Bioskop Reguler Terpilih di tahun 2020. Riri Riza juga sempat menjadi seorang produser di film Pendekar Tongkat Emas (2014). Riri Riza telah memiliki banyak karya dan prestasi di dunia perfilman Indonesia, karya-karyanya selalu dinantikan oleh penonton Tanah Air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode