Search
Generic filters
Exact matches only

Mengenang Eric Cantona dan Tendangan Kung Funya

0
5 months ago

Kung fu merupakan seni bela diri khas dari negeri tirai bambu, China. Seni belar diri kung fu sudah ada sejak 2500 tahun yang lalu. Seni bela diri ini kerap dipopulerkan lewat film-filmlayar lebar macam, IP Man, Kung Fu Hustle, Shaolin Soccer, Kung Fu Panda, dan film-film lainnya. Gerakan-gerakan seni bela diri kung fu cukup mematikan apabila dilayangkan oleh orang yang mahir melakukannya. Namun, bagaimana jika gerakan kung fu tersebut justru dilayangkan oleh seorang pemain sepak bola?

Momen ini pernah terjadi pada tanggal 25 Januari tahun 1995 dalam ajang pertandingan Premier League antara Manchester United melawan tuan rumah Crystal Palace di stadion Selhurst Park, London, Inggris. Saat itu pemain ikonik asal Manchester United berkebangsaan Prancis, Eric Cantona melayangkan tendangan kung fu ke arah ke arah salah satu fans dari Crystal Palace.

Insiden ini bermula saat Eric Cantona diacungkan kartu merah oleh wasit pada menit 49 setelah Cantona kedapatan menendang bek Palace, Richard Shaw. Tendangan Cantona ini merupakan luapan dari amarahnya yang sepanjang pertandingan Shaw kerap memprovokasi Cantona dan melanggar Cantona dengan sengaja. Cantona pun protes kepada wasit, namun wasit yang memimpin jalan pertandingan saat itu selalu menghiraukannya.

Kartu merah ini sempat membuat para pemain Manchester United dan Palace berkerumun melakukan perdebatan dengan wasit. Cantona memperlihatkan ekspresi wajah seperti tidak percaya, namun pada akhirnya dia pun menerima keputusan wasit dan berjalan ke pinggir lapangan untuk segera menuju ruang ganti.

Saat berjalan di pinggir lapangan tersebut Cantona diteriaki oleh salah seorang penonton Palace bernama Matthew Simmons. Simmons kala itu mengumpat ke Cantona dengan meneriakinya “Sialan! Kembalilah ke Perancis!”. Dikabarkan saat itu Simmons sengaja turun menuruni 11 anak tangga hanya untuk mendekat ke arah Cantona dan menghinanya.

Diteriaki oleh fans tersebut Cantona lepas kendali. Pemain yang memang dikenal tempramen itu lalu melayangkan tendangan sambil terbang bak tendangan kung fu ke arah dada Simmons! Cantona sempat jatuh saat melayangkan tendangan kung fu tersebut, namun seakan belum puas dia lalu bangkit lagi dan melayangkan pukulan bertubi-tubi ke arah Simmons sampai Cantona pun dipisahkan oleh banyak pihak.

Pemain Palace, pemain United, seisi penonton stadion Selhurst Park, dan bahkan penonton di seluruh dunia yang saat itu menyaksikan peristiwa tersebut terkejut. Cantona pun menjadi headline media-media dan menjadi banyak perbincangan sana-sini.

Atas peristiwa tersebut, Cantona mendapat sanksi larangan bertanding selama 9 bulan dan mendapat denda sebesar 10 ribu poundsterling dari FA. Cantona bahkan mendapat tuntutan kurungan penjara selama 2 minggu, namun pada akhirnya Cantona hanya harus melakukan kerja sosial kepada masyarakat selama 120 jam.

Cantona pun mengaku sama sekali tidak menyesal atas tindakan yang dilakukannya tersebut. Aksinya tersebut bahkan menurutnya merupakan momen terbaik sepanjang karir sepak bolanya.

“Momen terbaik saya? Saya punya banyak momen hebat tetapi satu yang saya sukai adalah ketika saya menendang hooligan,” kenang Cantona kepada media BBC pada 2011 silam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode