Search
Generic filters
Exact matches only

Mengenang Gol Tangan Tuhan Maradona

0
6 months ago

Piala Dunia pada tahun 1986 mungkin adalah Piala Dunia yang paling diingat dan dikenang oleh setiap penikmat, pecinta dan penggemar sepak bola. Piala Dunia yang diselenggarakan di Meksiko tersebut awalnya nyaris batal karena sempat terjadi gempa bumi hanya delapan bulan sebelum event terbesar di dunia itu dimulai. Gempa tersebut memakan nyawa 30 ribu lebih warga Meksiko dan menghancurkan hampir semua infrastruktur yang ada. Namun, beruntun sebagian besar stadion yang digunakan sebagai venue dari Piala Dunia masih utuh dan dapat digunakan.

Sebuah rekor juga tercipta di Piala Dunia tersebut. Jose Batista, yang merupakan bek dari tim nasional Uruguay menciptakan rekor yang sampai di catat di Guiness Book Record. Sayangnya, rekor yang diciptakan tersebut merupakan rekor buruk. Rekor tersebut adalah Batista menjadi satu-satunya pemain sepanjang sejarah Piala Dunia yang tercepat diusir oleh wasit, Batista mendapatkan kartu merah setelah melakukan tekel keras kepada pemain Skotlandia, Gordon Strachan saat pertandingan baru berjalan 56 detik!

Membahas Piala Dunia 1986 rasanya kurang afdhol jika tidak ikut membahas Diego Maradona. Bisa dibilang Piala Dunia 1986 ini merupakan Piala Dunianya Maradona. Piala Dunia ini menjadi saksi akan kehebatan Maradona sekaligus “kecerdasan” yang dibuat Maradona.

Kejadian itu bermula saat timnas Argentina berjumpa dengan timnas Inggris di semi final yang diselenggarakan di Estadio Azteca, Meksiko City, untuk memperebutkan satu tempat di final.

Pada menit 51, Maradona melakukan penetrasi di sebelah kanan wilayah permainan Inggris. Maradona lalu dengan mudahnya melewati 3 pemain Inggris dan memberikan umpan ke Jorge Valdano di depan kotak penalti Inggris. Akan tetapi, Valdano gagal mengontrol bola hasil umpan Maradona tersebut dan bola berhasil di buang oleh Steve Hodge. Bukannya membuang bola ke arah depan, bola yang dibuang Hodge tersebut malah melambung menuju arah muka gawang timnas Inggris.

Maradona yang berada di dekat arah jatuhnya bola tersebut lalu berlari dan melompat untuk mencoba menanduk bola tersebut. Namun, hal itu tidaklah gampang karena Maradona harus berduel udara dengan Peter Shilton yang merupakan kiper Inggris yang tinggi badannya hampir 20 cm lebih tinggi dari dirinya, dan juga Shilton berhak menggunakan kedua tangannya karena dia adalah seorang kiper.

Maradona tidak kehabisan akal, disinilah momen ajaib sekaligus kecerdasan Maradona tercipta. Tau karena Maradona akan kalah dalam duel udara tersebut, Maradona lalu menggunakan tangan kirinya untuk mendorong bola tersebut masuk ke dalam gawang Inggris. Gol pun tercipta, Maradona spontan langsung merayakan golnya tersebut bersama dengan teman-temannya di pinggir lapangan.

Beberapa pemain Inggris yang berada di tempat kejadian masih bingung dengan gol tersebut, sebagian lagi terlihat menghampiri wasit dan memprotes gol tersebut karena Maradona menggunakan tangannya saat mencetak gol itu. Namun, Ali bin Nasser yang merupakan wasit yang memimpin pertandingan tersebut tidak bergeming dan tetap mengesahkan gol tersebut.

Tampak belum puas dengan “keajaiban” yang diciptakan oleh dirinya, Maradona kembali unjuk kebolehan 4 menit setelahnya. Dari tengah lapangan, Maradona sendirian menggiring ke wilayah pertahanan Inggris dan melewati 5 pemain Inggris yang mencoba menghadangnya termasuk kiper! Gol tersebut bahkan disebut-sebut sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah yang pernah terjadi di dunia sepak bola.

Pada pertandingan itu sendiri Inggris sempat memperkecil ketinggalan 9 menit menjelang babak ke dua berakhir lewat sundulan Gary Lineker hasil umpang lambung John Barnes di sebelah kanan wilayah pertahanan Argentina. Pertandingan pun selesai dan Argentina keluar sebagai pemenangnya dan berhak akan satu tempatnya di final.

Pada Piala Dunia 1986 ini sendiri Maradona berhasil membawa Argentina menjuara Piala Dunia setelah di final mengalahkan tim favorit, Jerman Barat dengan skor 3-2. Gol-gol Argentina dicetak oleh Brown, Valdano, dan Burruchaga. Sementara itu Jerman Barat hanya bisa membalas 2 gol lewat gol-gol yang diciptakan oleh Rummenigge dan Voller.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode