Search
Generic filters
Exact matches only

Mengenang Tragedi Berdarah Heysel

0
6 months ago

Pada tanggal 29 Mei 35 tahun yang lalu, merupakan hari kelam yang cepat-cepat ingin dilupakan oleh para pecinta dan penggemar dari klub Liverpool dan Juventus. Pada hari itu adalah hari dimana final Liga Champion yang mempertemukan antara Liverpool melawan Juventus diselenggarakan. Final tersebut diselenggarakan di Stadion Heysel, Brussel, Belgia. Namun sayang, Stadion Heysel yang menjadi arena pertandingan antara Liverpool dan Juventus tersebut justru malah menjadi panggung berdarah buat 60 ribu penonton yang mengisi tribun stadion tersebut.

Kejadian tersebut bermula dari saling ejek antara pendukung Liverpool dan pendukung Juventus yang sudah berlangsung satu sejam sebelum pertandingan dimulai. Selain saling ejek, tribun stadion kala itu pun menjadi ajang saling lempar batu antara kedua supporter tersebut. Saling lempar batu antara kedua supporter tersebut semakin intens. Para pendukung Liverpool semakin beringas maju menerobos ke arah tribun yang dihuni para pendukung Juventus. Para pendukung Juventus yang kalah jumlah pun memilih mundur dan malah terjepit dan terhalang oleh tembok besar yang merupakan tembok pembatas stadion.

Tembok pembatas yang kondisi awalnya sudah rapuh tersebut pun roboh karena tak kuasa menampung jumlah penonton yang menumpuk. Stadion Heysel ini memang sangat tidak terawat. Banyak retakan dinding disana-sini. Bahkan sebagian besar pendukung Liverpool yang tidak memiliki tiket ada yang nekat masuk ke stadion dengan cara membobol dinding-dinding stadion. Pihak dari klub Liverpool dan Juventus pun sudah mengajukan usulan ke UEFA untuk memindahkan tempat ajang final tersebut ke tempat yang lebih layak. Namun, UEFA menolak usulan tersebut dan tetap melangsungkan final tersebut di Stadion Heysel.

Setelah tembok pembatas tadi roboh, kepanikan dan kericuhan pun terjadi disana. Korban tewas dan luka-luka pun berjatuhan. Korban luka-luka dan tewas tersebut sebagian besar bukan dikarenakan tembok yang reboh, melainkan karena terhimpit dan terinjak-injak oleh penonton lainnya. Tercatat ada 39 korban tewas dalam tragedi ini yang 32 di antaranya merupakan orang Italia.

Pertandingan pun sempat ditunda selama 2 jam untuk menetralisir kericuhan yang terjadi. Kapten kedua kesebelasan pun berusaha menenangkan para pendukung mereka. Pertandingan pun akhirnya dilanjutkan dan dimenangkan oleh Juventus lewat gol semata wayang dari Michael Platini.

Setelah tragedi ini, UEFA pun menghukum Liverpool. Hukuman terhadap Liverpool ini turut diterima oleh kesebelasan Inggris lainnya. UEFA menghukum klub-klub Inggris untuk dilarang tampil dikompetisi Eropa selama 5 tahun, Liverpool menerima hukuman lebih berat dengan tambahan 3 tahun. Namun, kemudian diberikan keringanan dengan hanya tambahan selama 1 tahun.

Akibat tragedi dan hukuman tersebutlah mengapa Liverpool menjadi klub yang paling dibenci diseluruh dataran Inggris bahkan sampai saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode