Search
Generic filters
Exact matches only

Pembalap-Pembalap Formula 1 yang Meninggal di Sirkuit Lintasan

0
5 months ago

Formula 1 merupakan balapan mobil yang paling populer di dunia. Para pembalap akan memacu jet darat mereka dengan kecepatan tinggi dan saling salip dengan pembalap lainnya. Balapan ini kerap menghadirkan momen-momen menegangkan buat para penontonnya.

Balapan mobil Formula 1 ini tergolong olahraga ekstrim karena tingkat resiko kecelekaan yang tinggi pada olahraga ini yang bisa menyebabkan cedera fatal bahkan dapat meregang nyawa. Sejak Formula 1 pertama kali diadakan pada tahun 1920an sudah tak terhitung jumlah pembalap yang menjadi korban kecelakaan dan bahkan beberapa pembalap tersebut mengalami kecelakaan yang fatal dan menyebabkan kematian.

Dibawah ini adalah deretan pembalap yang harus kehilangan nyawa mereka saat mereka balapan di sirkuit lintasan, yuk langsung aja disimak!

  1. Roland Ratzenberger

Roland Ratzenberger mengalamin crash pada ajang GP San Marino yang diselenggarakan di sirkuit Imola pada tanggal 30 April tahun 1994. Nyawa Roland Ratzenberger saat itu tak tertolong akibat kecelakaan yang dideritanya saat sesi kualifikasi final.

Pada saat itu Roland Ratzenberger kehilangan nyawa akibat mengalami patah tulang tengkorak setelah mobil yang dikendarai Roland menabrak dinding pembatas lintasan di tukung Gilles Villeneuve. Saat menabrak mobil yang dikendarai Roland melaju dengan kecepatan 314,9 km/jam.

Sebelum terjadi kecelakaan, Roland keluar jalur pada putaran sebelumnya dan menyebabkan sayap bagian depan mobilnya mengalami kerusakan. Bukannya masuk ke pit stop, Roland malah terus menancapkan jet daratnya yang kurang ideal itu meraih posisi grid terdepan. Karena kecepatan yang tinggi, sayap mobil yang dikendarai Roland pun akhirnya patah dan masuk ke kolong mobilnya. Akibatnya, Roland kesulitan mengendalikan kendaraannya dan lalu menghantam dinding pembatas.

  1. Ayrton Senna

Aytron Senna mengalami kecelakaan dan lalu meninggal di usia 34 tahun. Padahal karir Senna saat itu sedang bagus-bagusnya, karena 3 tahun sebalumnya Senna baru saja merengkuh juara dunia untuk ke 3 kalinya sepanjang karirnya. Senna pun dianggap salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah Formula 1.

Kecelakaan Senna ini terjadi hanya sehari setelah kecelakaan yang merenggut nyawa dariĀ  Roland Ratzenberger. Padahal sesaat setelah kecelakaan yang menimpa Roland tersebut Senna secara terbuka menuntut peningkatat prosedur keamanan kepada FIA dan operator Formula 1.

Kecelakaan Senna ini terjadi saat dirinya memimpin balapan pada lap ke 7. Saat itu mobil yang dikendarai Senna keluar lintasan di tikungan Tamburello dan lalu menabrak dinding tembok pembatas lintasan. Saat menabrak mobil yang dikendarai oleh Senna melaju dengan kecepatan 211 km/jam. Akibat kecelakaan tersebut Senna mengalami cedera parah pada kepalanya.

  1. Jules Bianchi

Pada ajang GP Jepang yang diselenggarakan di Sirkuit Suzuka pada tanggal 5 Oktober tahun 2014, Jules Bianchi yang membela tim Marussia F1 harus kehilangan nyawanya. Bianchi meninggal di umurnya yang masih sangat muda, yaitu di usia 25 tahun. Bianchi baru menjalani karir selama satu tahun di Formula 1 sebelum dia harus meregang nyawa di GP Jepang.

Pada saat itu Bianchi kehilangan kontrol dari moblnya dan berbelok kencang mengarah Dunlop Curve. Bianchi lalu bertabrakan dengan sebuah traktor yang ada di Dunlop Curve tersebut. Saat itu mobil yang dikendarai Bianchi melaju dengan kecepatan 123 km/jam.

Bianchi sempat mendapat perawatan secara intensif saat dibawa ke rumah sakit umum Yokkaichi yang berjarak 15 km jauhnya dari Sirkuit Suzuka. Akibat kecelakaan tersebut Bianchi mengalami cedera parah di bagian kepalanya. Dia sempat koma selama 9 bulan lamanya dan pada akhirnya nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal pada 17 Juli tahun 2015.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode