Search
Generic filters
Exact matches only

Pendidikan Karakter Melemah, Stigma Baru Muncul

0
6 months ago

Mungkin kalimat, “Indonesia lebih membutuhkan orang yang bermoral, daripada orang yang pintar.” cocok untuk menggambarkan keadaan Indonesia saat ini. Pendidikan di Indonesia yang tampaknya lebih mengedepankan pendidikan formal daripada pendidikan karakter dapat memunculkan stigma di kalangan masyarakat, seperti melabeli pelajar menjadi bodoh bila gagal dalam ujian akademik, tidak bisa masuk sekolah atau universitas favorit, dan kegagalan-kegagalan akademik lainnya. Hal ini akan membuat mereka menjadi menghalalkan segala cara untuk memperoleh hal tersebut, seperti menyontek saat ulangan atau masuk sekolah maupun universitas melalui jalur belakang. Sungguh miris.

Selain itu, lemahnya pendidikan karakter di Indonesia juga disebabkan oleh hilangnya nilai moral luhur yang tidak sesuai dengan karakter bangsa, sehingga akan menjadi sebuah gaya hidup baru di lingkungan tersebut. Contohnya adalah saat perayaan kelulusan siswa-siswi, mereka merayakan keberhasilan dengan hura-hura, coret-coret seragam, konvoi, dan ada yang berujung pada tawuran antar pelajar. Jika ada pelajar yang tidak mengikuti aksi tersebut maka akan dianggap sebagai anak cupu, bahkan bisa berujung pada bullying. Lemahnya pendidikan karakter juga akan membuat seseorang menjadi sulit untuk membedakan hitam dan putih, baik dan buruk. Pendidikan karakter ini tentunya sangat penting karena merupakan kunci memperoleh keseimbangan dalam kehidupan. Selain itu, pendidikan karakter juga memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai berikut.

  • Untuk membentuk dan mengembangkan potensi seseorang untuk berpikiran, berhati, dan berperilaku baik, alias tidak menyimpang.
  • Untuk memperbaiki dan menguatkan peran satuan pendidikan, masyarakat, dan pemerintah dalam mempertanggungjawabkan potensi peserta didik yang lebih bermartabat.
  • Untuk menyaring budaya bangsa lain yang tidak sesuai dengan nilai dan karakter budaya Indonesia, sehingga tidak akan membuat masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sesuai dengan bangsanya.

Oleh karena itu pentingnya pendidikan karakter bagi suatu bangsa karena memiliki fungsi dan pengaruh yang besar terhadap berbagai aspek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode