Search
Generic filters
Exact matches only

Pesona Kayu Aro dan Nikmatnya Teh Ortodoks Favorit Ratu Belanda dan Inggris

0
6 months ago

Kebun teh tertinggi di Asia Tenggara ternyata ada di Indonesia, lebih tepatnya terletak di Kabupaten Kerinci yang berada di ketinggian 1600 m di atas permukaan laut. Kebun teh ini bernama Kayu Aro yang memiliki luas mencapai 2500 m2. Selain memperoleh predikat kebun teh tertinggi di Asia Tenggara, Kayu Aro juga merupakan kebun teh yang tertua di Indonesia. Teh dari Kayu Aro yang merupakan kebun teh ortodoks atau teh hitam yang bebas bahan kimia ini juga merupakan salah satu teh favorit Ratu Inggris dan Ratu Belanda pada masa penjajahan dulu. Hingga sekarang teh Kayu Aro menjadi salah satu teh favorit bagi para penggemar teh di berbagai belahan dunia. Selain karena tehnya, Kayu Aro juga terkenal dengan pemandangannya yang sangat luar biasa. Apalagi ketika pagi hari kesegaran udara dengan pemandangan puncak Sumatera Gunung Kerinci dan hamparan perkebunan teh sangat cocok untuk memanjakan mata.

Namun akses menuju Kayu Aro bisa dibilang cukup jauh. Berjarak 434 km dari pusat Kota Jambi yang memakan waktu perjalanan sekitar 9 jam apabila ditempuh dengan kendaraan bermotor, sedangkan dari Sungai Penuh, Kayu Aro hanya berjarak 32 km. Walaupun cukup jauh, tetapi banyak pengunjung yang tertarik menyeruput tehnya dan menikmati pemandangan alamnya yang menakjubkan. Tidak perlu khawatir jika ingin berkunjung tetapi terlalu jauh untuk pulang-pergi, di sana juga sudah banyak penginapan dan berbagai fasilitas yang disediakan untuk para pengunjung Kayu Aro. Banyak juga pengunjung yang memilih untuk menginap agar bisa berlama-lama menikmati hamparan hijau kebun teh ini.

Meskipun jauh keberadaan kebun teh Kayu Aro memang sudah terkenal di Indonesia bahkan dunia. Aroma dan cita rasa yang khas dari teh ortodoks dari Kayu Aro adalah yang paling berkualitas. Menurut sejarahnya, tercatat bahwa Kayu Aro didirikan oleh Perusahaan Belanda, yaitu Namblodse Venotschaaf Handle Vereniging Amsterdam pada tahun 1920. Terbukti banyak bangunan peninggalan penjajah Belanda di sekitar Kayu Aro, seperti rumah sakit, rumah karyawan, dan pabrik teh yang berdiri kokoh dengan interior bangunan-bangunan Belanda pada umumnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode