Search
Generic filters
Exact matches only

Sejarah Perkembangan Sepak Bola di Indonesia

0
6 months ago

Sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer dan merupakan olahraga nomor satu di dunia. Olahraga ini dapat dimainkan oleh berbagai kalangan, baik itu tua, muda, laki-laki, perempuan, kaya, ataupun miskin. Tidak ada batasan apapun buat memainkan olahraga ini.

Di negara kita Indonesia sendiri, merupakan salah satu negara yang terkena dampak akan penyebaran,  perkembangan dan populernya sepak bola di dunia. Di Indonesia pun olahraga ini sangat digemari. Bahkan fanatsime dan liarnya supporter Indonesia sampai dikenal di dunia internasionall.

Sepak bola di Indonesia perkembangannya dimulai pada tahun 1914 saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda pada jaman itu. Pada saat itu kompetisi yang ada hanya diikuti oleh beberapa kota di pulau Jawa dan hanya dijuarai dan didominasi oleh 2 klub saja, yaitu Batavia City dan Soerabaja City.

Sepak bola pun akhirnya makin berkembang di Indonesia dan pada akhirnya dibentuklah induk organisasi untuk mengatur persepakbolaan di Indonesia, yaitu Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, atau yang biasa disebut dengan PSSI pada tanggal 19 April tahun 1930 di Yogyakarta. Saat itu ditunjuklah Soeratin Sosrosoegondo sebagai ketua PSSI. Sejak saat itu hingga pada tahun 1979 sepak bola di Indonesia masih diselanggarakan secara amatir, pada saat itu lebih dikenal dengan era Perserikatan.

Lalu pada tahun 1980 mulai diperkenalkan kompetisi sepak bola semi profesional yang terdiri dari sebuah divisi tunggal, yaitu Liga Sepak Bola Utama, atau biasa dikenal dengan era Galatama. Galatama ini merupakan pioner dari terbentuknya kompetisi-kompetisi semi profesional dan profesional di negara-negara Asia. Walaupun Galatama sudah terbentuk, kompetisi sebelumnya yang sudah ada, yaitu Perserikatan tetap berjalan sendiri, jadi Galatama dan Perserikatan berjalan masing-masing.

Akhirnya PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia, menyatukan dua kompetisi tersebut dan membentuk Liga Indonesia pada tahun 1994 dan dinamakan dengan Divisi Utama, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Indonesia.

Kompetisi liga di Indonesia sendiri sempat mengalami berbagai pergantian nama. Setelah sebelumnya Divisi Utama dari tahun 1994 sampai dengan 2007. Lalu diubah namanya pada tahun 2008 dengan nama Liga Super Indonesia karena PSSI beralasan kalau Liga Super Indonesia sebagai liga sepak bola profesional pertama di Indonesia.

Liga Indonesia sendiri pun sempat mengalami dualisme dengan dibentuknya liga tandingan Liga Super Indonesia, yaitu Liga Prima Indonesia pada tahun 2011 karena masalah politik. Dualisme ini bertahan hingga beberapa tahun.

Setelah itu, diadakanlah kongres luar biasa oleh PSSI untuk menyelesaikan masalah tersebut pada tanggal 17 Maret tahun 2013. Hasilnya adalah kedua kompetisi tersebut berada dalam naungan PSSI dan akhirnya digabung pada tahun 2014. Walaupun begitu, politik yang ada di persepakbolaan Indonesia belum usai. PSSI pun sempat dibekukan oleh Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat itu pada tanggal 17 April tahun 2015. Karena keterlibatan pemerintah yang mencampuri urusan sepak bola, FIFA pun akhirnya menghukum Indonesia dengan melarang segala aktivitas sepak bola yang ada di Indonesia dan ikut membekukan PSSI.

Menpora akhirnya mencabut sanksi kepada PSSI tersebut satu tahun kemudian, dan akhirnya FIFA mencabut hukuman terhadap Indonesia pada tanggal 13 Mei tahun 2016 setelah FIFA menerima laporan dari Menpora bahwa Menpora telah mencabut hukuman terhadap PSSI.

Setahun berselang akhirnya kompetisi liga di Indonesia berjalan lagi masih dengan nama Liga Super Indonesia. Satu tahun kemudian kompetisi liga di Indonesia kembali berganti nama, yaitu Liga 1 dan diselenggarakan oleh PT Liga Indonesia Baru dan bertahan hingga sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode