Search
Generic filters
Exact matches only

Sekaten, Tradisi Unik dari Abad 16 Yang Masih Populer di Era Modern Ini

0
6 months ago

Jika dihitung maka tidak cukup dengan jari-jari tangan maupun kaki untuk menghitung tradisi-tradisi yang ada di Indonesia. Indonesia mempunyai daerah yang beragam dengan ras, suku, dan kebudayaannya sehingga menghasilkan tradisi yang beragam pula. Salah satu contohnya adalah tradisi sekaten. Tradisi ini diadakan dalam rangka peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dari dua keraton Kerajaan Mataram, yaitu Ngayogyakarta Hadiningrat (Yogyakarta) dan Surakarta Hadiningrat (Solo). Meskipun sudah ada sejak abad ke-16 namun hingga saat ini masih tetap dilaksanakan pada Bulan Rabiul Awal tahun Hijriyah atau Bulan Maulud (Bulan Jawa). Dalam pelaksanaan sendiri biasanya dimulai pada tanggal 6 Rabiul Awal dan sebulan puncak upacara sekaten (tradisi grebeg muludan) pasti diadakan pasar malam perayaan sekaten. Selain itu, ada tradisi lain seperti tumplak wajik yang merupakan sebuah upacara pembuatan wajik yang juga ikut meramaikan tradisi sekaten ini dengan diiringi dengan kotekan memakai kentongan, lumpang dan semacamnya. Puncak sekaten biasanya pada tanggal 12 Rabiul Awal dan tradisi grebeg muludan pun dilaksanakan.

Pada saat puncak upacara sekaten biasanya orang-orang memainkan gamelan dan gending-gending yang dipercaya hasil ciptaan para wali songo dulu beserta arak-arakan dengan membawa sebuah gunungan yang terbuat dari beras ketan dan makanan yang lain, termasuk sayuran serta buah-buahan dari keraton hingga menuju Masjid Agung. Kemudian, gunungan ini didoakan oleh tokoh agama dan dibagikan kepada masyarakat. Masyarakat pun akan membawa pulang bagian dari gunungan tersebut untuk dibawa pulang dan kemudian ditanam di ladang atau sawah mereka supaya menjadi subur dan melimpah hasilnya. Setelah gunungan habis dibagikan kepada masyarakat ada rangkaian pengajian di serambi masjid tersebut sambil diselingi dengan suara tabuhan gamelan yang saling saut menyaut. Setelah selesai maka, gamelan dan gending-gending akan dipulangkan kembali ke keraton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode