Search
Generic filters
Exact matches only

Si Hitam dari Jawa Timur yang Memiliki Rasa Semanis Madu

0
10 months ago

Selain karena Reognya, Ponorogo juga terkenal dengan awal mula munculnya jajanan khas daerah yang lezat, yaitu madumongso. Madumongso merupakan jajanan atau makanan ringan yang terbuat dari ketan hitam. Sejarah menyebutkan bahwa makanan ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno yang hanya bisa dinikmati oleh raja karena pada zaman itu harga ketan sangat mahal dan sulit didapat. Nama madumongso sendiri berasal dari kata ‘madu’ dan ‘mongso’. Madu merupakan cairan manis yang dihasilkan lebah dan mongso memiliki arti makanan atau ada arti lain mongso berasal dari kata ‘rumongso’ yang memiliki arti dikira. Sehingga, diperoleh kesimpulan bahwa madumongso adalah makanan yang memiliki rasa madu yang siap dimakan.

Meskipun madumongso tidak sepopuler jajanan khas lain yang ada di Jawa Timur, seperti pie susu malang, almond crispy, brem, sale pisang, dan yang lain, namun madumongso masih menjadi kegemaran banyak orang dan selalu dicari-cari untuk oleh-oleh. Selain itu, jajanan ini tidak pernah absen dari acara-acara perayaan, seperti pernikahan, khitanan, dan acara-acara lain. Meskipun terbilang mudah untuk ditemukan, namun di luar Jawa Timur makanan ini susah untuk ditemukan, bahkan di Jawa Timur pun hanya daerah-daerah tertentu saja yang menjualnya. Akan tetapi tidak usah khawatir mengenai hal tersebut karena madumongso bisa dibuat sendiri di rumah. Berikut adalah bahan-bahan dan cara membuatnya.

Bahan-bahan

  •         Ketan hitam            1,5 kg
  •         Santan kelapa         1 liter
  •         Gula jawa                300 gr
  •         Ragi                       1 buah
  •         Daun pandan           2 lembar
  •         Daun pisang            secukupnya

Cara membuat

  1. Cuci ketan hitam sampai bersih menggunakan air mengalir. Rendam ketan selama semalaman.
  2. Cuci kembali ketan hitam dan diamkan selama kurang lebih 30 menit.
  3. Kukus ketan hitam selama 30 menit kemudian angkat.
  4. Siapkan daun pisang dan taruh kukusan ketan hitam di atasnya. Biarkan hingga dingin.
  5. Taburkan ragi di atasnya dan ratakan.
  6. Pindahkan ke wadah yang ada penutupnya yang sebelumnya tutup dulu seluruh permukaan ketan hitam dengan daun pisang. Tutup wadah tersebut dan biarkan selama 3 hari jangan pernah membukanya.
  7. Setelah 3 hari tiriskan ketan yang sudah menjadi tape hingga airnya hilang.
  8. Rebus santan beserta daun pandan hingga mengental, kemudian masukkan gula jawa hingga gulanya larut.
  9. Masukkan tape ketan hitam sambil diaduk hingga mengental dan tercampur semuanya. Sebaiknya menggunakan api kecil saja.
  10. Tuang adonan tersebut di atas loyang yang sudah diberi alas plastik.
  11. Jika sudah agak dingin bisa dibungkus kecil menggunakan plastik atau kertas minyak berwarna-warni.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode