Search
Generic filters
Exact matches only

Stop Pernikahan Dini, Biarkan Anak Mengembangkan Potensi

0
8 months ago

Angka pernikahan dini di Indonesia masih cukup tinggi. Data BPS menyebutkan bahwa satu dari empat anak di Indonesia telah menikah pada umur kurang dari 18 tahun. Di Asia Tenggara pun Indonesia menempati posisi kedua setelah Kamboja. Pernikahan dini ini menjadi masalah serius dan harus mendapatkan perhatian karena mengakibatkan hilangnya hak-hak anak seperti memperoleh pendidikan, perlindungan, keamanan, dan bermain.

Ada beberapa alasan yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini di Indonesia, yaitu sebagai berikut.

Masalah ekonomi di keluarga seringkali membuat orang tua untuk cepat-cepat menikahkan anaknya. Diharapkan anak bisa mandiri dan lepas dari beban orang tua. Hal ini sangat lazim terjadi di pedesaan. Tetapi biasanya tidak sesuai yang diharapkan karena pasangan muda ini secara mental belum siap dan pekerjaan pun belum stabil dan mungkin langsung memiliki momongan maka justru akan tambah merepotkan. Selain harus bekerja untuk menghidupi diri mereka, mereka juga harus bekerja untuk menghidupi anak-anak mereka. Ujung-ujungnya pun anak-anak mereka harus dititipkan ke orang tua mereka. Selain itu, banyak juga dari pihak laki-laki yang melakukan KDRT dan tidak bertanggung jawab. Mau tidak mau sang perempuan dan keluarga harus bekerja keras untuk menghidupi diri sendiri dan anak (apabila sudah punya).

  • Faktor Pendidikan

Program wajib belajar sembilan tahun yang ditetapkan oleh pemerintah sebenarnya merupakan hal sangat penting untuk tetap harus diperjuangkan dan dilaksanakan. Akan tetapi karena keterbatasan ekonomi seringkali pendidikan menjadi terabaikan. Menurut penelitian Jejeebhoy, pendidikan adalah penentu utama usia pernikahan. Semakin rendah tingkat pendidikan seseorang maka semakin besar pula kemungkinan untuk menikah di usia muda.

  • Faktor Pola Pikir Masyarakat

Kehidupan di wilayah yang padat penduduknya biasanya akan saling mempengaruhi dan keinginan untuk campur tangan dalam kehidupan keluarga-keluarga yang lain. Hal ini sangat memungkinan bahwa dalam suatu wilayah tersebut sudah umum pernikahan dini maka keluarga lain akan menirunya.

  • Faktor Pergaulan

Lemahnya pengawasan orang tua dan berkembangnya teknologi informasi secara cepat membuat tontonan tidak layak dapat dengan mudah diakses oleh anak-anak. Pergaulan bebas pun tidak bisa dihindari, salah satu akibat dari pergaulan bebas ini adalah hamil di luar nikah. Jika sudah seperti ini mau tidak mau orang tua mereka harus menikahkan anak-anaknya untuk menghindari aib keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode