Search
Generic filters
Exact matches only

Tanaman Penyebab Banjir?

0
6 months ago

Siapa yang tak mengenal tanaman Eceng gondok? Semuanya tentu mengenalnya. Tanaman yang mempunyai nama ilmiah Eichhornia crassipes ini adalah salah satu jenis tanaman air yang dapat mengapung. Habitat asli tanaman ini adalah di air tawar seperti sungai, rawa-rawa, maupun danau. Eceng gondok hidup mengapung di air dan kadang-kadang berakar dalam tanah. Tingginya sekitar 40cm sampai 60 cm. Oleh masyarakat Indonesia tumbuhan ini seringkaliĀ  dianggap sebagai tanaman liar yang sangat merugikan. Ya tentu saja, karena tumbuhan eceng gondok yang sudah mati akan turun ke dasar perairan sehingga mempercepat terjadinya proses pendangkalan. Bukan hanya tanaman eceng gondok yang mati, tanaman eceng gondok yang hidup pun dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan banjir. Lantaran memiliki akar yang sangat kuat dan kokoh, dan mengapung di air, tanaman ini juga seringkali mengganggu lalu lintas transportasi air tawar, khususnya bagi masyarakat yang kehidupannya masih tergantung dari sungai seperti di pedalaman Kalimantan dan beberapa daerah lainnya. Karena hal inilah yang membuat banyak orang membenci tanaman ini.

Namun uniknya, siapa sangka bahwa tanaman ini memiliki manfaat dan nilai ekonomis yang begitu tinggi. Misalnya di dunia Home industry, tanaman eceng gondok ternyata banyak dijadikan sebagai bahan dasar untuk kerajinan tangan seperti kursi, meja, lemari, bahkan untuk produk sekunder seperti tas, topi, hingga baju. Di dunia kesehatan pun tanaman ini memiliki manfaat yang begitu luar biasa. Karena tanaman eceng gondok juga mengandung nutrisi seperti vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C dan nutrisi lainnya. Sehingga tanaman ini dapat dijadikan bahan pokok untuk pembuatan obat Sakit Gigi, Membantu Menurunkan Berat Badan,Meredakan Gatal-Gatal, Meredakan Sakit Maag, Mengatasi Jerawat dan Bisul. Fakta unik lainnya,

Tanaman ini sebenarnya mampu menjernihkan air atau sungai yang tercemar limbah atau polusi. Sungguh luar biasa bukan? . Karena hal inilah, sehingga banyak orang indonesia yang tadinya membenci tanaman ini berubah menjadi membudidayakannya. Namun satu hal yang perlu diperhatikan adalah tanaman ini tidak boleh sembarangan di budidayakan di sembarang tempat, melainkan hanya di tempat yang sudah diberi izin oleh pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode