Search
Generic filters
Exact matches only

Tenun Indah dari Batak dengan Berbagai Macam Fungsi

0
6 months ago

Indonesia memiliki beragam suku bangsa membuat semakin beragam pula adat istiadat dan kebudayaan yang ada di Indonesia. Adat istiadat dan kebudayaan tersebut menjadi ciri khas pada setiap daerah di Indonesia. Salah satunya adalah kain tenun yang merupakan warisan dari para leluhur. Hampir semua wilayah di Indonesia memiliki kain ini meskipun masing-masing wilayah memiliki ciri khas kain tenun yang berbeda-beda. Salah satunya adalah ulos, kain tenun khas Batak. Menurut catatan dalam sejarah, Ulos sudah dikenakan oleh masyarakat Batak pada abad ke-14 hingga sekarang. Ulos biasanya berbentuk sebuah selendang panjang yang ditenun dengan benang berwarna emas dan perak serta didominasi warna merah, hitam, dan putih. Ulos memiliki beberapa jenis sesuai dengan ketentuan adat istiadat suku Batak. Hal ini dikarenakan setiap jenis memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Berikut adalah beberapa jenis Ulos sesuai dengan arti dan fungsinya.

  • Ulos Ragi Hidup

Ragi Hidup merupakan lambang kehidupan. Selain itu corak dan warna pada ulos jenis ini terkesan hidup. Ulos Ragi Hidup memiliki kelas paling tinggi karena paling sulit dibuat. Biasanya ulos jenis ini diberikan oleh orang tua mempelai perempuan kepada ibu mempelai pria.

  • Ulos Ragi Hotang

Jenis ini yang sering digunakan dalam pesta adat saat ini, seperti pesta untuk pasangan pengantin yang sedang menikah. Cara pembuatannya pun tidak sesulit Ulos Ragi Hidup.

  • Ulos Sibolang

Ulos ini biasanya menjadi simbol duka cita, sehingga biasanya digunakan pada saat momen duka.

  • Ulos Mangiring

Corak yang saling beriringan pada jenis ini melambangkan kesuburan dan kekompakan dan biasanya diberikan kepada anak pertama yang baru lahir.

  • Ulos Bintang Maratur

Ulos ini biasanya digunakan pada waktu pesta adat di Batak. Sedangkan coraknya menggambarkan jejeran bintang yang teratur.

  • Ulos Pinunasaan

Ulos ini menjadi ulos termahal di antara yang lain karena pada zaman dahulu dikenakan oleh para raja pada waktu pesta.

Selain masing-masing jenis memiliki fungsi dan arti yang berbeda, kain ulos juga tidak boleh diberikan oleh orang-orang yang memiliki kedudukan rendah kepada orang-orang yang memiliki kedudukan tinggi, seperti dari anak ke orangtua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode