Search
Generic filters
Exact matches only

Tepuk Tepung Tawar, Tradisi Unik Sebagai Wujud Syukur Masyarakat Melayu Riau

0
6 months ago

Tepuk tepung tawar merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Melayu Riau. Tradisi ini adalah peninggalan para raja zaman dahulu dan masih bertahan sampai saat ini. Tradisi ini merupakan sebuah bentuk persembahan syukur atas tercapainya suatu keinginan atau usaha, misal pernikahan, khitanan, menempati rumah baru, mengendarai kendaraan baru, serta suatu bentuk hajatan atau semacam upacara adat yang sakral lainnya. Berdasarkan makna ritual tepuk tepung tawar bagi masyarakat Melayu Riau disebut bahwa,  “Tepuk tepung tawar, menawar segala yang berbisa, menolak segala yang menganiaya, menjauhkan segala yang menggila, mendindingkan segala yang menggoda, menepis segala yang berbahaya”. Selain itu juga terkandung segala restu, doa, harap, dan segala kasih sayang.

Berikut adalah tata cara melakukan tepuk tepung tawar.

  • Ambil daun perenjis, yaitu daun yang diikat jadi satu dan dicelupkan ke dalam air yang dicampur dengan bedak, jeruk, bunga mawar, lalu direnjis pada kedua tangan yang telungkup di atas paha dengan alas kain putih.
  • Penepuk tepung tawar mengambil beras kunyit, bertih, dan bunga rampai. Kemudian tabur kepada orang yang akan ditepung tawari. Apabila orang tersebut memiliki kedudukan tinggi maka dapat ditabur sampai di atas kepala dengan putaran dari kiri ke kanan sambil membaca salawat.
  • Setelah penepuk tepuk tawar itu harus merenjiskan air percung kepada orang tersebut dari mulai kening, bahu kanan dan kiri, dan punggung tangan. Setelah itu penepuk tepung tawar juga harus mengambil sejemput inai lalu dioleskan di telapak tangan kanan dan kiri.
  • Setelah selesai maka acara ditutup dengan doa dan perlu diingat jumlah penepuk tepung tawar adalah ganjil dari 3, 5, 7, 9 dan seterusnya.

Tradisi ini merupakan simbol budaya bagi masyarakat Melayu Riau dan akan terpelihara hingga pada generasi yang akan mendatang, meskipun semakin berkembangnya zaman mengalami berbagai perubahan dalam pelaksanaannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode