Search
Generic filters
Exact matches only

Tim-Tim Kuda Hitam yang Pernah Menjuarai Liga

0
6 months ago

Menikmati permainan sepak bola, layaknya seperti menyaksikan sebuah film. Dalam film, akan selalu ada adegan penuh drama dan adegan-adegan mengejutkan yang dilakukan oleh para aktor, hal ini layaknya menikmati permainan sepak bola.

Pada sebuah pertandingan sepak bola, kita tidak bisa langsung memastikan siapa pemenangnya sebelum 90 menit pertandingannya benar-benar selesai, begitu pula pada kompetisi sepak bolanya sendiri seperti liga. Sampai musim benar-benar berakhir, akan ada selalu banyak kejutan dan peristiwa-peristiwa dramatis selama kompetisi berlangsung. Dalam sepak bola, ada sebuah istilah “Bola itu Bundar”, yang mengartikan bahwa apapun bisa saja terjadi dalam sepak bola.

Ada beberapa contoh kejutan-kejutan dan peristiwa-peristiwa dramatis yang bisa terjadi pada kompetisi liga sepak bola. Para fan Liverpool tentunya masih belum lupa saat musim 2018/2019 bagaimana tim mereka yang menjadi pemuncak klasemen sampe minggu-minggu akhir kompetisi justru harus terpeleset dan di salip oleh Manchester City yang ada di urutan ke 2 dan harus merelakan gelar juara kepada City. Ada juga yang tim-tim yang tidak dijagokan untuk menjuarai liga justru malah meraih gelar juara diakhir kompetisi.

Tim-tim tersebut biasa disebut tim underdog, atau tim kuda hitam. Tidak ada yang memprediksikan mereka sebelumnya untuk meraih gelar juara. Namun justru tim-tim malah membalikkan prediksi tersebut dan malah berhasil mengangkat trofi juara.

Ada beberapa tim kuda hitam yang pernah malakukan hal tersebut. Berikut ini adalah tim-tim kuda hitam yang berhasil merusak dominasi tim-tim besar dan akhirnya meraih gelar juara. Yuk, disimak!

  1. Blackburn Rovers 1994/1995

Ada Blackburn Rovers di daftar pertama tim kuda hitam yang berhasil meraih gelar juara liga. Blackburn berhasil meraih gelar juara Premier League pada musim 1994/1995. Pada musim tersebut Blackburn dilatih oleh legenda Liverpool, Kenny Dalglish. Ada peran penting dari Alan Shearer yang menjadi mesin gol mereka. Pada akhir musim Shearer pun dianugrahi gelar top score setelah berhasil menceploskan 34 gol di akhir kompetisi.

  1. Deportivo la Corunia 1999/2000

Tim kuda hitam selanjutnya ada Deportivo la Coruna da liga Spanyol, La Liga. Saat itu tim yang berujuluk “Super Depor” berhasil menjuarai gelar La Liga pada musim 1999/2000 setelah merusak dominasi dua klub raksasa Barcelona dan Real Madrid yang sangat dominan dalam beberapa musim sebelumnya.

  1. Leicester City 2015/2016

Tim kuda hitam terakhir yang berhasil menjuarai liga adalah ada Leicester City. Leicester berhasil menjuarai Premier League pada musim 2015/2016. Gelar tersebut merupakan gelar liga satu-satunya yang pernah diraih Leicester City selama tim tersebut berpartisipasi pada kompetisi Premier League.

Padahal pada musim sebelumnya Leicester harus tertatih-tatih dalam mengarungi musim dan sempat berada di zona degradasi. Kedatangan pelatih berjuluk The Tinkerman, yaitu Claudio Ranieri berhasil menyelamatkan Leicester dari jurang degradasi dan akhirnya dapat menempati posisi 14 di akhir kompetisi.

Lalu di musim selanjutnya Claudio Ranieri merombak skuad Leicester City. Dia mendatangkan pemain-pemain baru yang kelak menjadi tulang punggung klub, yaitu Christian Fuchs, Robert Huth. Shinji Okazaki, N’Golo Kante, dan pemain lainnya. Di akhir musim akhirnya pemain-pemain tersebut bersama dengan Riyad Mahrez dan Jamie Vardy memegang peranan penting dalam meraih gelar juara Premier League.

Di akhir kompetisi beberapa pemain Leicester pun dianugrahi penghargaan. Vardy dianugrahi pemain terbaik versi Premier League dan Riyad Mahrez dianugrahi pemain terbaik versi Asosiasi pemain. Sementara sang juru taktik, Claudio Ranier, dianugrai sebagai pelatih terbaik di akhir kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode