Search
Generic filters
Exact matches only

Wangi Negeri Seribu Bukit yang Kian Memudar

0
5 months ago

Nusa Tenggara Timor memang terkenal karena komodo, kadal raksasa langka zaman purba yang masih bertahan hingga kini di Pulau Komodo. Maka tidak heran membuat komodo mendapat gelar fauna identitas provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia. Namun selain komodo ada juga cendana yang sangat identik dengan Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan arti secara harfiah bahasa Inggris cendana dipercaya berasal dari Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, hal ini dikarenakan julukan Pulau Sumba sendiri adalah Sandalwood Island. Di mana Sandalwood dalam bahasa Inggris berarti cendana. Julukan ini bermula dari masa penjajahan Belanda, Jepang hingga sampai sekarang. Sehingga gelar flora identitas provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia pun diraih oleh tumbuhan ini. Pada awalnya tumbuhan ini termasuk dalam tumbuhan parasit yang mana kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung pertumbuhannya. Oleh karena itu tumbuhan ini sangat sulit untuk dikembangbiakkan. Padahal cendana sebenarnya memiliki manfaat sebagai penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayu cendana sendiri dapat digunakan sebagai bahan rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, dan sangkur keris.

Cendana memiliki dua jenis yang berbeda, yaitu cendana merah dan cendana putih. Sedangkan yang tumbuh di Nusa Tenggara Timur hanya cendana putih yang memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan dengan cendana merah. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, cendana putih ini menjadi sangat langka akibat eksploitasi yang berlebihan dan harganya pun menjadi semakin mahal. Eksploitasi yang berlebihan ini bisa jadi karena cendana putih lebih harum daripada cendana merah. Kandungan senyawa santalol pada batang dan akar cendana membuat batang kayu cendana menjadi beraroma sangat harum dan aroma harumnya kayu cendana ini sangat digemari oleh bangsa-bangsa di belahan bumi manapun, sehingga permintaan pun selalu berlebih. Eksploitasi yang berlebihan ini membuat cendana putih yang ada di Nusa Tenggara Timur sudah termasuk dalam kategori vulnerable atau hampir punah berdasarkan International Union for Conservation of Natural Resource (IUCN). Sungguh miris memang, secara tidak langsung bisa dikatakan karena ketamakan manusia bisa memusnahkan sebait ‘kehidupan’ di Negeri Seribu Bukit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode