Search
Generic filters
Exact matches only

Waspada, Ternyata Tahi Lalat Ada yang Berbahaya!

0
6 months ago

Setiap orang biasanya memiliki tahi lalat di tubuhnya, baik sejak lahir atau baru muncul setelah dewasa. Dalam dunia medis, tahi lalat disebut vunes pigmentosus. Bintik berwarna hitam atau cokelat ini bisa berbentuk bercak atau berupa tonjolan kecil. Biasanya tahi lalat muncul begitu saja di beberapa bagian di tubuh kita.

Tahi lalat terbentuk akibat adanya pengelompokan sel-sel melanosit yang merupakan sel penghasil zat warna kulit. Sel-sel tersebut berkumpul pada satu daerah di permukaan kulit. Sel melanosit tidak menyebar di permukaan kulit tersebut sehingga membentuk pigmen yang menutupi permukaan kulit.

Tahi lalat biasanya muncul dalam berbagai bentuk, di antaranya bulat, oval, menonjol atau datar. Tahi lalat juga bisa bertekstur kasar atau halus dan beberapa ditumbuhi bulu. Normalnya, tahi lalat yang tumbuh berjumlah 10-40 buah.

Sebenarnya tahi lalat bukanlah sesuatu yang berbahaya bagi Kesehatan. Hanya saja terkadang kehadiran tahi lalat justru menurunkan rasa percaya diri seseorang karena dinilai mengganggu penampilan. Namun di beberapa kondisi ada tahi lalat yang berbahaya. Tahi lalat tersebut dapat berkembang menjadi kanker kulit melanoma. Pada tahi lalat melanoma tersebut biasanya berbeda dengan tahi lalat pada umumnya.

Kanker kulit melanoma bisa diidentifikasi dengan memperhatikan tahi lalat yang berbeda dari yang lain. Biasanya melanoma memiliki tepian yang kasar dan tidak rata, bentuknya tidak simetris, terdiri dari 2 warna atau lebih, dan diameter lebih besar dari tahi lalat pada umumnya.

Melanoma dapat menjangkiti siapa pun. Namun, seseorang yang memiliki kondisi-kondisi berikut memiliki resiko terkena kanker kulit melanoma lebih besar. Kondisi tersebut di antaranya saat tahi lalat pada tubuh lebih dari 50, bentuk tahi lalat yang tidak normal, memiliki kulit sensitif, sering terpapar sinar matahari sehingga jaringan kulit mudah rusak, ada anggota keluarga yang pernah mengalami melanoma, atau pernah mengalami melanoma.

Jika kalian memiliki gejala atau kondisi dimana tahi lalat sudah sangat mengganggu segera periksakan ke dokter spesialis kulit. Dokter akan memberikan diagnosa apakah tahi lalat tersebut berbahaya atau tidak agar bisa dilakukan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Members
  • Active
  • New
  • Online
  • Groups
  • Active
  • Newest
1.
avatar
Yustisia Susandi
149206 points
Dark mode